Stok Beras Ketan Menipis, UMKM Solo Minta Perhatian Menko Pangan dan Mentan

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Solo, Jawa Tengah, meminta Menteri Koordinator Budang Pangan Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman segera mengatasi persoalan keterbatasan beras ketan di Solo. Mereka meminta pemerintah tetap memberlakukan impor untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

Selain itu, para pelaku UMKM tersebut meminta intervensi langsung Kemenko Bidang Pangan dan Kementerian Pertanian sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab terkait persoalan kelangkaan beras ketan tersebut. 

BACA JUGA: Impor Beras Ketan Bakal Melukai Semangat Petani

"Kami meminta menko pangan dan menteri pertanian langsung turun tangan mengatasi persoalan kelangkaan beras ketan di Solo. Pemerintah tidak boleh tinggal diam, tetapi harus mengambil sikap saat mendengar aspirasi pelaku UMKM,”  kata perwakilan UMKM Solo Fadhil Ali dalam keterangannya, Jumat (24/7).

Mereka juga mempertanyakan kebijakan pemerintah yang tidak lagi mengimpor beras ketan. Padahal, ketersediaan beras ketan di pasar sangat terbatas di tengah kebutuhan yang terus meningkat.

BACA JUGA: Eksportir Tertarik Kembangkan Beras Ketan Hitam Bandung

Di sisi lain, Kementerian Pertanian menyebutkan stok beras ketan dan beras ketan pecah masih stabil, serta memenuhi kebutuhan dalam negeri. "Data pemerintah terkait stok beras ketan tetap stabil dari mana? Lalu, apa sebabnya kebijakan impor beras ketan dihentikan? Padahal, pelaku UMKM kesulitan mendapatkan beras ketan untuk kebutuhan pasar," ungkapnya.

Oleh karena itu, perwakilan UMKM Solo meminta menko pangan dan mentan membuka data lapangan ke publik. Sementara itu, data UMKM Solo memaparkan fakta di lapangan bahwa stok beras ketan putih dan hitam di Pasar Legi sangat terbatas, serta harganya juga naik 30 hingga 50 persen.

BACA JUGA: Aksi Mentan Amran Bantu Korban Laka di Perjalanan Jadi Omongan

"Dampaknya banyak perajin jenang Solo, lapis legit, lemper, gethuk dan usaha lainnya terpaksa mengurangi produksi. Ada yang sudah tutup sementara," tuturnya.

Mereka mendesak Kemenko Bidang Pangan dan Kementan segera membuat kebijakan dengan tetap membuka dan mengizinkan impor beras ketan guna memenuhi tuntutan pelaku UMKM Solo. "Kami yakin di bawah koordinasi Pak Zulkifli Hasan sebagai Menko Pangan bisa mengatasi masalah kelangkaan beras ketan, menyesuaikan harga dan memberlakukan kembali impor beras ketan," ucap Fadhil. (dit/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Febrie Adriansyah Kembali Dipanggil Kejagung Hari Ini
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabupaten Sarmi Papua Diguncang Gempa M 5,1, Ada 7 Kali Gempa Susulan
• 20 jam laludetik.com
thumb
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah Senilai Rp1,5 Miliar, 5 Pelaku Ditangkap
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Diminta Beri Kepastian Regulasi untuk Industri Intermediate Mineral
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
INFOGRAFIK: Nakhoda Baru BGN di Tengah Sorotan Program MBG
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.