"Ada identitas yang jelas di klub-klub saya sebelumnya, Leicester dan Chelsea. Mungkin alasan City menghubungi saya adalah karena konsep yang serupa dengan manajer sebelumnya," ujar Maresca.
Ia menekankan tiga pilar utama dalam gaya permainannya, yaitu presisi tanpa bola, mendominasi dengan bola, dan mentalitas juara. Maresca ingin City bermain agresif dan menekan lawan sejak lini depan saat kehilangan bola, memegang kendali penguasaan bola, dan menyerang dengan tujuan menang. Baca juga: Elliot Anderson Resmi Bergabung dengan Manchester City Maksimalkan Pemain Muda Tangan dingin Maresca saat ini tengah diuji dalam masa pramusim. Dengan mayoritas pemain bintang senior yang masih dalam masa pemulihan dan liburan, ia memanfaatkan momentum ini untuk mengasah potensi para pemain akademi.
The Citizens dijadwalkan tampil di ajang Community Shield, namun kelengkapan skuad utama diperkirakan baru akan terjadi beberapa hari menjelang laga krusial tersebut. Meski begitu, Maresca tidak merasa terbebani. Ia justru menyambut antusiasme dan energi segar yang dibawa oleh para pemain muda Man City.
"Kelompok pemain terakhir baru akan bergabung dengan kami tiga atau empat hari sebelum final Community Shield, dan setelah itu barulah kami memiliki seluruh pemain," ungkapnya.
"Sampai saat itu tiba, saya bekerja dengan banyak pemain muda. Penuh energi, beberapa di antara mereka sangat bagus. Saya sangat senang," tambah Maresca optimistis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





