PDI Perjuangan gelar RedTalk sebagai wadah dengar suara anak muda

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menggelar forum RedTalk sebagai wadah untuk mendengar suara anak muda, di Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan bagi pihaknya, suara anak muda merupakan suara idealisme lantaran pemuda belum terikat dengan berbagai kepentingan.

"Dialog akan membincangkan tentang Indonesia punya kita, bukan hanya milik segelintir elit politik maupun ekonomi," tutur Said dalam keterangan tertulis.

Dengan begitu, kata dia, akan dibahas bagaimana imajinasi anak anak muda tentang Indonesia masa depan, tantangannya, dan kritik terhadap perilaku antargenerasinya.

Ia menilai anak muda masa kini memiliki pengalaman yang berbeda jauh dengan era Generasi Boomer saat masih muda.

Dikatakan bahwa anak muda masa kini, yakni Generasi Y dan Z beserta generasi awal Gen A telah hidup dalam 'dua dunia', yakni dunia nyata dan dunia digital.

Menurutnya, akses digital telah menjadi jembatan anak anak muda masa kini menjangkau seluruh dunia, menjumpai berbagai peristiwa, dan pengalaman yang jauh lebih komplek dibanding Generasi Boomer saat muda.

Dia menyebut hal itu yang menyebabkan anak anak muda masa kini bisa jauh lebih kritis mencerna keadaan, sebab mereka bisa membandingkan dengan situasi diberbagai wilayah.

"Karena itu dibutuhkan pola komunikasi yang dialogis dengan anak muda masa kini," ungkap Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Atas dasar itu, Said menuturkan RedTalk digelar dalam 2 tahun terakhir sebagai cara PDIP mendengar suara anak muda.

RedTalk pada tahun kedua ini akan digelar di Malang Creative Center. Sebagai pemantik dialog, RedTak menghadirkan sejumlah tokoh pemuda, antara lain Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (Unibraw) Selvi Asna Prestianawati, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Suko Widodo, serta Komika Abdel Achrian Komika.

Ada pula pemantik diskusi berlatar belakang aktivis, antara lain Kafitan Aidil Fitra Sukirman dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unibraw, Wakil Koordinator BEM se-Malang Raya Aryo Bimo Soebagio, Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Malang Mochamad Ali Firdaus, serta Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang Benny Miftahul Arifin.

Said pun mengajak segenap anak muda di Malang Raya untuk berdiskusi bersama, mencintai Indonesia dengan menceritakan sejumlah gagasan, tentang pendidikan, kebebasan akademik, masa depan perekonomian, ruang kreatif, dan sejumlah hal yang menjadi kegelisahan anak anak muda saat ini.

Baca juga: Prabowo yakin PDIP akan bersama pemerintah jaga bangsa

Baca juga: Pesan Megawati untuk pemuda Indonesia peringati 30 tahun Kudatuli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertumbuhan Bisnis Moncer, Bank Saqu Raih 3,8 Juta Nasabah dan Kredit Melesat 37,4%
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
7 Doa Memohon Perlindungan kepada Allah dari Orang Jahat, Bencana, hingga Musibah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
• 37 menit lalutvonenews.com
thumb
Houthi Yaman sebut serangan ke Hodeidah sebagai eskalasi berbahaya
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Beasiswa BANPIN Kabupaten Bekasi 2026 Dibuka, Simak Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Daftarnya
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Perbandingan HP Murah Itel A50 vs Advan G5 Elite: Performa Streaming, Kualitas Layar, dan Audio Siapa Lebih Unggul?
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.