Pemkot Bengkulu: 150 pelaku UMKM meriahkan Festival Pantai Panjang

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut terlibat dalam memeriahkan pelaksanaan Festival Pantai Panjang yang diselenggarakan sejak 24 Juli hingga 26 Juli 2026 di kawasan Pantai Pasir Putih.

Pelaksanaan Festival Pantai Panjang dengan panjang stan pelaku UMKM 2,3 kilometer tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan perekonomian di Kota Bengkulu.

"Sebanyak 150 tenant UMKM kami hadirkan di sepanjang kawasan Pantai Panjang. Harapannya, kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Bengkulu," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin di Bengkulu, Sabtu.

Ia menyebut, terlibatnya ratusan pelaku UMKM tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghidupkan sektor UMKM sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Baca juga: Karantina Bengkulu kawal ekspor 22 ton kolang-kaling ke Vietnam

Dengan adanya kegiatan Expo UMKM pada Festival Pantai Panjang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan, serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.

Sebab, dirinya berharap agar agar pelaksanaan Festival Pantai Panjang dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu melalui tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

‎"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga roda ekonomi masyarakat semakin hidup dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Bengkulu," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Nellawati menerangkan bahwa selama pelaksanaan Festival Pantai Panjang, para pelaku UMKM hanya dibebankan biaya retribusi yang digunakan untuk kebutuhan penerangan dan kebersihan lokasi.

Baca juga: Bulog Bengkulu lampaui target serapan gabah hingga 127 persen

‎"Biaya yang dikenakan kepada para pelaku UMKM sangat terjangkau karena hanya untuk kebutuhan penerangan dan kebersihan. Pemerintah ingin memastikan para pelaku usaha dapat berjualan dengan nyaman tanpa terbebani biaya yang besar," sebut dia.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah agar semakin banyak pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi dalam berbagai event daerah sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk lokal.

Di sisi lain, salah seorang pelaku UMKM penjual Nasi Sambal Tempoyak Petai mengaku merasakan dampak positif dari pelaksanaan Festival Pantai Panjang, sebab omset penjualannya mengalami meningkat berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.

‎"Selama festival ini penjualan meningkat sangat signifikan. Pengunjung ramai dan produk kami lebih dikenal. Kami berharap Festival Pantai Panjang bisa terus dilaksanakan setiap tahun," kata Okta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Pastikan Rehabilitasi SDN di Kebayoran Lama Dimulai September 2026
• 18 jam laludetik.com
thumb
Leher Hitam Bikin Nggak Pede? Ini 3 Tips Mengatasinya
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pep Guardiola Pilih Nganggur daripada Latih Timnas Italia
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Bakal Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
LPDB Koperasi Buka Lowongan Kerja S1 Berbagai Jurusan, Cek Formasi dan Cara Daftarnya!
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.