Transaksi Emas Digital di ICDX Melonjak 338 Persen pada Semester I 2026

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat transaksi perdagangan pasar fisik emas secara digital tumbuh 338 persen sepanjang semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan volume mencapai 66.372.367 gram.

Nilai Transaksi Tembus Rp172,7 Triliun

ICDX mencatat nilai transaksi perdagangan pasar fisik emas digital sepanjang semester I 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau tumbuh 601 persen dibandingkan Rp24,6 triliun pada periode yang sama tahun 2025.

Pelaksana Tugas Direktur Utama ICDX Nursalam mengatakan peningkatan transaksi tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap investasi emas digital.

"Adanya pertumbuhan transaksi ini mencerminkan terus meningkatnya minat masyarakat untuk memanfaatkan Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital sebagai salah satu alternatif investasi," ungkapnya.

Ia mengatakan ICDX akan terus menjaga independensi dan transparansi perdagangan serta memperkuat literasi dan edukasi bersama regulator maupun pedagang emas digital.

Saat ini terdapat enam pedagang emas digital yang menjadi anggota bursa ICDX, yakni Indogold, Treasury, Laku Emas, ShariaCoin, Brankas LM, dan Pluang.

Literasi dan Keamanan Jadi Faktor Pendukung

ICDX juga menjadi bagian dari Indonesia Bullion Market Association (IBMA) yang berperan mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kolaborasi, standardisasi, serta edukasi.

Ketua Persatuan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI) Anang Samsudin mengatakan pertumbuhan transaksi emas digital didorong meningkatnya literasi masyarakat dan tingginya volatilitas harga emas.

Ia mengungkapkan emas digital menjadi salah satu pilihan investor untuk melakukan diversifikasi aset dan perencanaan keuangan jangka panjang.

"Di sisi lain, perlindungan dan keamanan nasabah menjadi prioritas utama PPEDI. Kami terus berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan keamanan transaksi nasabah, termasuk memastikan ketersediaan aset emas fisik dengan rasio 1:1 sebagai underlying asset dari emas yang dimiliki oleh investor," katanya.

PPEDI menyatakan akan terus meningkatkan literasi masyarakat serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pasar emas digital di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Sabtu 25 Juli 2026, Siklon Tropis Noul Picu Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Negara Hadir Lindungi Warga Papua, Aparat Gabungan Buru Pelaku Kekerasan
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menyerukan Diakhirinya Tirani PKT! Pawai Besar di Washington DC Memperingati 27 Tahun Perlawanan Damai Pengikut Falun Gong terhadap Penganiayaan
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: DPMM FC dan Tampines Rovers Bermain Imbang 2-2 di Si Jalak Harupat
• 38 menit lalubola.com
thumb
Kronologi Polemik Paket Seragam Sekolah Seharga Rp950 Ribu di SDN Tanah Baru 3, Begini Penjelasan Disdik Depok
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.