SLEMAN, KOMPAS.TV – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq berpendapat, laboratorium di sekolah tak hanya melahirkan anak yang menguasai sains tetapi juga membentuk karakter yang kritis.
Fajar menyampaikan hal itu di sela kegiatannya meresmikan Gedung Laboratorium IPA dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Bumi Cendekia, Sleman, Jumat (24/7/2026).
Gedung tersebut merupakan hasil Program Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025.
Baca Juga: Wamendikdasmen Akui Gaji dan Kesejahteraan Guru Belum Ideal, Sistem Baru Disiapkan | DIPO
Menurutnya, peresmian tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun ekosistem pendidikan yang utuh, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan dasar dan menengah.
"Pendidikan yang memanusiakan memberi ruang kepada anak untuk berpikir, bereksperimen, dan menemukan sendiri pengetahuannya,” kata dia dalam keterangan tertulis.
“Laboratorium tidak hanya melahirkan anak yang menguasai sains dan teknologi, tetapi juga membentuk karakter yang kritis, kolaboratif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat," tambahnya.
Kehadiran Laboratorium IPA dan TIK ini, menurutnya melengkapi model pendidikan progresif yang diusung oleh Pesantren Bumi Cendekia.
Di hari yang sama, Fajar juga melakukan peletakan batu pertama revitalisasi TK 'Aisyiyah Pembina Banguntapan sebagai simbol investasi negara pada fondasi pendidikan sejak usia dini.
Revitalisasi PAUD di Bantul tersebut, kata Fajar, untuk memastikan anak memperoleh lingkungan belajar yang layak sejak awal kehidupannya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- wamendikdasmen
- fajar riza ul haq
- sleman
- laboratorium sekolah
- kemendikdasmen





