Vivaia Luncurkan Wellness Circle, Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Kaki

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Wellness kini telah berkembang menjadi gaya hidup yang semakin mendapat perhatian. Masyarakat tak lagi hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup. Namun di tengah tren hidup sehat tersebut, ada satu aspek yang masih kerap luput dari perhatian: kesehatan kaki.

Di tengah tuntutan untuk tampil rapi dengan mengenakan flat shoes maupun high heels, banyak perempuan lebih memprioritaskan penampilan dibandingkan kenyamanan. Rasa nyeri, pegal, hingga tekanan pada kaki kerap dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima demi menunjang gaya berpenampilan. Padahal, kaki merupakan fondasi utama tubuh.

"Ketika ada masalah pada kaki, tentu postur tubuh akan wonky (tidak sejajar, miring, dan tidak stabil)," ujar Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Nabila Viera Yovita, Sp.KFR.

Berangkat dari situ, Vivaia, merek alas kaki asal Tiongkok, meluncurkan program Vivaia Wellness Circle pada tahun keduanya hadir di Indonesia. Inisiatif ini diperkenalkan melalui acara Vivaia Wellness Retreat di Park Hyatt Jakarta pada Rabu (15/7).

Tujuannya, agar Vivaia tak hanya menghadirkan alas kaki yang nyaman, tetapi juga berperan dalam membangun kesadaran terhadap kesehatan kaki.

“Memasuki langkah berikutnya, kami ingin menghadirkan dampak yang lebih besar daripada sekadar sepatu yang nyaman. Melalui Vivaia Wellness Circle, kami berharap semakin banyak orang mulai memberi perhatian pada bagian tubuh yang membawa mereka ke mana pun,” ujar Avelia Deasy, Vivaia Indonesia Country Manager.

Senada dengan itu, Elaine Tai selaku Vivaia Global Wellness Director mengatakan bahwa kenyamanan selalu menjadi salah satu nilai yang diusung Vivaia. Menurutnya, kesehatan kaki seharusnya menjadi perhatian sejak dini, bukan baru disadari ketika keluhan mulai muncul.

“Vivaia Wellness Circle lahir dari keyakinan bahwa merawat kesehatan kaki tidak seharusnya menjadi perhatian hanya ketika muncul keluhan. Kami ingin mengajak lebih banyak orang menjadikan kesehatan kaki sebagai bagian dari rutinitas perawatan diri—karena setiap langkah yang nyaman berawal dari kaki yang terawat,” ujar Elaine Tai.

Nah, salah satu cara menjaga kesehatan kaki menurut dr. Nabila, adalah memilih alas kaki yang tepat. Lantas, seperti apa kriteria alas kaki yang baik?

Kriteria alas kaki yang baik menurut expert

Dr. Nabila menjelaskan alas kaki yang baik memiliki desain wide toe box—yaitu bagian depan sepatu yang lebih lebar. Jenis sepatu ini membantu mengurangi tekanan pada jari kaki dibandingkan model berujung runcing, seperti stiletto. Dengan begitu, risiko munculnya bunion—benjolan pada pangkal ibu jari dapat diminimalkan.

Features of a good shoe (adalah) wide toe box. Kemudian selain dari itu juga kita harus perhatikan yang di samping-sampingnya juga karena wide toe box bukan berarti yang di samping-sampingnya juga wide. Jadi, harus dicoba (saat membelinya),” ungkap dr. Nabila.

Menurut dr. Nabila, sejumlah koleksi Vivaia memenuhi kriteria alas kaki yang baik melalui desain wide toe box. Selain itu, merek yang didirikan pada 2020 ini juga melengkapi sepatunya dengan insole yang cukup tebal untuk memberikan kenyamanan saat digunakan berjalan dalam waktu lama. Berdasarkan pengalaman dr. Nabila, sepatu Vivaia tidak memberikan rasa pegal saat digunakan untuk berkeliling seharian.

Aktris Natasha Wilona juga menekankan pentingnya memberikan perhatian lebih pada kesehatan kaki. Menurutnya, kaki merupakan fondasi yang menopang seluruh tubuh, sehingga layak menjadi bagian tubuh yang paling diinvestasikan.

"Invest-lah paling besar tuh di kaki kita. No matter what happens, kaki kita yang akan menopang keseluruhan tubuh kita," pesannya.

Melalui inisiatif Vivaia Wellness Circle, Vivaia berharap edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan kaki jangka panjang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kami percaya wellness dimulai dari kebiasaan sederhana dan pilihan yang tepat untuk menjaga kenyamanan serta kesehatan dalam jangka panjang,” ujar Avelia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Negara Hadir Lindungi Warga Papua, Aparat Gabungan Buru Pelaku Kekerasan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Regulasi Kuota Internet Tak Hangus
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Terobosan Baru S-26, Teknologi EEG Pertama di Indonesia Bantu Orang Tua Pahami Koneksi Otak Anak
• 17 jam laludisway.id
thumb
Sasar 10 Ribu Warga Belum Rekam KTP-el, Dukcapil Percepat Penataan Data Penduduk di Nabire
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Event Lari yang Larang WNI Ikut Digelar Entourage Bali, 2 WNA Jadi Penyelenggara
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.