Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kantin DPRD Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait kasus dugaan penganiayaan Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong terhadap staf PPPK paruh waktu Yuli Nofita Sari (29). Polisi juga menghadirkan korban dalam oleh TKP tersebut.
Dilansir detikSulsel, Sabtu (25/7/2026), sebanyak lima personel Satreskrim Polres Bone tampak mendatangi Kantin DPRD Bone, di Jalan Reformasi, Kelurahan Bulu Tempe, Kecematan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Polisi memasang garis polisi di kantin tersebut.
Dalam proses olah TKP, Yuli diminta memperagakan sekaligus menjelaskan secara rinci kronologi kejadian di hadapan penyidik. Sementara itu, penyidik memasang tanda mulai pertama korban diduga dilumuri kue.
Yuli menyampaikan, insiden bermula ketika ia dipanggil ke kantin oleh Ketua DPRD Bone hingga kemudian dilempar kue ke wajah. Tak hanya itu Yuli mengaku wajahnya disiram menggunakan air dari botol minuman.
"Kemudian botol air tersebut dilempar ke arah saya. Ada juga sebuah botol berisi cabai (lombok) dilempar, lalu menyampaikan ini kue kamu memang beli," katanya.
Penyidik mencocokkan keterangan korban dengan kondisi lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan. Sejumlah titik di area kantin diperiksa untuk memastikan kesesuaian kronologi yang disampaikan.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/dhn)





