Perseroan menerima surat pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti pada 22 Juli 2026. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pengunduran diri tersebut disampaikan dengan alasan pribadi.
"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," kata Finance Director, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk, Rumunggu Yokonapita dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu, 25 Juli 2026.
Baca juga: RANS Siapkan 16 Konser hingga 2028, Nagita Sebut Targetnya Seperti Coachella RANS Akan Gelar RUPS Perseroan selanjutnya akan menjalankan ketentuan yang diatur di POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, dan Anggaran Dasar Perseroan untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham dan meminta persetujuan dari pemegang saham atas permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti. RANS Pastikan Tak Ganggu Operasional Rumunggu juga menegaskan, pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
"Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk
memutuskan permohonan pengunduran diri dimaksud sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
RANS Entertainment resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026.
Dalam penawaran umum perdana saham (IPO), perseroan melepas sekitar 20,02 persen saham kepada publik dan berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp429 miliar.
Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat, 24 Juli 2026, saham RANS ditutup melemah 6,96 persen atau turun 16 poin ke level Rp214 per saham.
Saham emiten yang dikenal sebagai bagian dari grup bisnis milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut dibuka di level Rp226 per saham.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





