jpnn.com, MAMASA - Pimpinan Badan Penganggaran MPR Ajbar menghadiri Sidang Majelis Sinode Am (SMSA) XXI Gereja Toraja Mamasa (GTM) yang digelar di Klasis Balla Sattoko, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (24/7).
Kehadiran Ajbar dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peran strategis lembaga keagamaan dalam memperkuat persatuan, membangun karakter bangsa, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
BACA JUGA: Budi Muliawan: MPR RI Berkomitmen Wujudkan Pelayanan Publik Lebih Baik
Kegiatan Sidang Majelis Sinode Am XXI GTM itu diikuti oleh para pendeta, majelis gereja, utusan jemaat, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah pelayanan Gereja Toraja Mamasa.
Forum itu menjadi wadah untuk mengevaluasi pelayanan gereja, merumuskan arah kebijakan organisasi, serta memperkuat peran gereja dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
BACA JUGA: Ketukan Polopalo Tandai Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Gorontalo
Ajbar mengatakan ini bagian dari upaya MPR RI dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan tersebut mengangkat pentingnya implementasi Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
BACA JUGA: LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Bali Diikuti 9 Finalis, Siti Fauziah Dorong Pelajar Raih Prestasi
Ajbar menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai kebangsaan merupakan dua pilar yang saling menguatkan dalam membangun Indonesia yang harmonis, damai, dan berkeadaban.
“Gereja memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter masyarakat. Nilai kasih, persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang diajarkan gereja sejalan dengan semangat kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga keagamaan dan MPR RI perlu terus diperkuat demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Ajbar.
Lebih lanjut, Ajbar mengajak seluruh peserta Sidang Majelis Sinode Am XXI GTM untuk terus menjadi agen pemersatu di tengah masyarakat dengan mengedepankan dialog, toleransi, serta semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Sarasehan Kebangsaan berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Dialog yang berkembang menunjukkan komitmen bersama untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan gereja maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MPR RI berharap kolaborasi dengan organisasi keagamaan, termasuk Gereja Toraja Mamasa, dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkokoh wawasan kebangsaan, mempererat persatuan, serta membangun masyarakat Indonesia yang religius, toleran, dan berkarakter. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Buka LCC 4 Pilar MPR RI, Siti Fauziah Ajak Siswa Teladani Semangat Sai Bumi Ruwa Jurai
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com




