Jakarta, tvOnenews.com - Polemik mengenai keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pengawasan perpajakan terus menjadi perhatian publik. Di tengah perdebatan yang berkembang, musisi Maia Estianty ikut menyampaikan pandangannya melalui media sosial dengan menyinggung persoalan lain yang dinilai tak kalah penting, mulai dari pemberantasan judi online, korupsi hingga peredaran narkoba.
Perbincangan mengenai peran Babinsa mencuat setelah terbitnya Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026. Dalam aturan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjelaskan bahwa pengawasan kepatuhan wajib pajak tidak lagi hanya mengandalkan data administrasi, tetapi juga menghimpun informasi langsung terkait aktivitas ekonomi di wilayah kerja masing-masing kantor pajak.
Sebagai bagian dari penguatan jejaring informasi, surat edaran itu mencantumkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai pihak yang dapat berkoordinasi dalam pemetaan potensi perpajakan di lapangan.
Meski demikian, kemunculan nama Babinsa dalam surat edaran tersebut memicu beragam tanggapan. Sebagian masyarakat mengkhawatirkan aparat TNI nantinya akan terlibat langsung dalam proses penagihan pajak kepada warga.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono sebelumnya telah memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa pencantuman Babinsa dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 hanya berkaitan dengan mekanisme koordinasi antarlembaga dalam membangun jejaring informasi kewilayahan.
Meski telah ada klarifikasi dari pihak TNI, diskusi di ruang publik belum juga mereda. Sejumlah tokoh hingga warganet masih memberikan pandangan mereka terkait kebijakan tersebut, termasuk Maia Estianty.
Melalui akun Threads pribadinya, @maiaestiantyreal, istri Irwan Mussry itu mengaku tidak mempermasalahkan apabila Babinsa memang dilibatkan dalam urusan perpajakan. Namun menurutnya, keberanian aparat seharusnya juga ditunjukkan dalam menangani persoalan-persoalan besar yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
"Katanya babinsa akan ditugaskan buat menagih pajak masyarakat ok. Judol-judol, koruptor-koruptor tiap lembaga di pemerintah sekalian gih dikejerin... hebat kalau berani. Sekalian bandar narkoba ya... menurut kalian gimana guys?" tulis Maia, dikutip Sabtu (25/7/2026).
Pernyataan tersebut dengan cepat menarik perhatian netizen. Banyak warganet menilai komentar Maia bukan semata-mata membahas polemik pajak, melainkan juga menyuarakan harapan agar penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai persoalan yang dinilai merugikan masyarakat.




