Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mendorong penguatan kualitas data kesejahteraan sosial Menurutnya, seluruh intervensi sosial harus berbasis data yang akurat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal itu merupakan salah satu dari lima pesan yang disampaikan kepada Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Menurutnya, DNIKS perlu ikut berperan menghadirkan data sosial yang akurat.
"Sejak tahun 2025, kita memiliki Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Tugas Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan kementerian lain adalah membantu pemutakhiran data tersebut," kata Saifullah, dilansir dari Antara, Sabtu, 25 Juli 2026.
Baca Juga :
Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Kuartal III 2026 Cair Tepat Sasaran"Saya ingin DNIKS membantu supaya Lembaga Kesejahteraan Sosial ini profesional dan melayani pemerlu pelayanan sosial dengan kualitas yang baik serta berstandar nasional," kata Saifullah.
Pesan ketiga, mendorong akreditasi LKS secara lebih luas untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus mencegah penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan sosial.
"Saya juga meminta DNIKS untuk mendorong adanya akreditasi LKS di seluruh Indonesia untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap LKS-LKS dan memitigasi adanya penyimpangan-penyimpangan," kata Saifullah.
Program bantuan sosial. Foto: dok. Medcom.
Selanjutnya, dia meminta DNIKS terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha, lembaga filantropi, dan berbagai pemangku kepentingan agar penyelenggaraan kesejahteraan sosial semakin berkelanjutan.
Terkahir, Saifullah mendorong lahirnya berbagai inovasi program yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Sehingga manfaat layanan sosial dapat semakin dirasakan masyarakat.




