AI Dukung Pengembangan Literasi Keuangan Syariah

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bandung: PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) memperkenalkan AIRA dalam versi baru berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari penguatan komunikasi digital kepada masyarakat. Pengembangan karakter digital tersebut dilakukan seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam layanan dan penyampaian informasi di sektor keuangan.

"Teknologi akan terus berkembang. Cara kami berkomunikasi dengan masyarakat pun akan terus berevolusi. Namun ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu komitmen Nanobank Syariah untuk menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan, membangun kedekatan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai syariah. AIRA merupakan simbol dari transformasi tersebut," kata Direktur Utama PT Bank Nano Syariah, Halim, dalam keterangan pers, Sabtu, 25 Juli 2026.

Baca Juga :

MUI Cetuskan Jihad Digital, Cegah Bahaya Belajar Agama Lewat AI
 
AIRA sebelumnya telah diperkenalkan sebagai karakter digital yang digunakan perusahaan dalam berbagai materi edukasi dan informasi. Kini, karakter tersebut dikembangkan menjadi AI Brand Ambassador yang dirancang untuk menghadirkan komunikasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam memperluas akses edukasi, meningkatkan interaksi dengan masyarakat, serta menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih mudah dipahami melalui berbagai kanal digital.

AIRA juga dikembangkan dengan karakter yang komunikatif, adaptif, dan interaktif untuk mendukung penyampaian informasi mengenai layanan perbankan syariah, literasi keuangan, hingga berbagai program perusahaan.


Karakter digital AIRA menjadi bagian penguatan komunikasi digital kepada masyarakat. Dokumentasi/ istimewa.

Menurut perusahaan, nama AIRA dipilih untuk merepresentasikan semangat menghadirkan inovasi yang tetap mengedepankan nilai-nilai syariah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Halim mengatakan transformasi teknologi tidak hanya berfokus pada pemanfaatan inovasi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Wajah AIRA mungkin berevolusi mengikuti perkembangan teknologi. Namun satu hal yang tidak pernah berubah adalah semangat kami untuk menghadirkan kebaikan melalui setiap inovasi. Kami percaya bahwa teknologi terbaik bukanlah teknologi yang paling canggih, melainkan teknologi yang mampu memberikan manfaat, membangun kedekatan, dan membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih baik," jelasnya.

Menurut Halim, kehadiran AIRA tidak dimaksudkan menggantikan interaksi manusia, melainkan melengkapi proses komunikasi agar informasi lebih mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

Ke depan, AIRA akan dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas komunikasi perusahaan, mulai dari edukasi mengenai layanan perbankan syariah, literasi keuangan, informasi produk, hingga penyampaian berbagai program melalui platform digital.

Pemanfaatan teknologi tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan perusahaan yang menggabungkan inovasi digital dengan layanan yang tetap mengedepankan interaksi personal. Melalui langkah ini, perusahaan berharap komunikasi dengan masyarakat dapat berlangsung lebih efektif sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan syariah di tengah perkembangan teknologi digital.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Kaget! Indonesia Kini "Dikuasai" Bocil-Bocil
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras Petani hingga 24 Juli, Setara 87 Persen Target Nasional
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dua Guru Besar dari Nigeria dan Amerika Serikat Ajak Lulusan Unhas Wujudkan Mimpi Menjadi Visi
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Negara dengan Paspor Terkuat di Dunia 2026, Indonesia Nomor Berapa?
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saat Kepala BGN Sidak SPPG di Bogor
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.