BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait perkembangan Siklon Tropis NOUL yang terpantau di Laut Filipina, sebelah timur Filipina. 

Sistem tersebut diperkirakan memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga:
Speedboat Tenggelam Imbas Cuaca Buruk di Perairan Gorontalo, Nakhoda Belum Ditemukan

Berdasarkan analisis BMKG pada Minggu (26/7/2026), Siklon Tropis NOUL awalnya berkembang dari bibit siklon tropis 92W sejak 21 Juli 2026. Sistem tersebut kemudian meningkat menjadi siklon tropis pada 24 Juli 2026 dini hari.

"Kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan meningkat dan intensitasnya menjadi kategori 2 dengan pergerakan ke arah barat-barat laut," tulis BMKG dalam laporan resminya.

Baca Juga:
Harga Emas Antam Akhir Pekan Stabil, Cek Lengkapnya di Sini

BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak tidak langsung dari pergerakan Siklon Tropis NOUL, terutama dalam 24 jam ke depan. Sejumlah wilayah diperkirakan berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang laut tinggi.

Untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, BMKG memprediksi kondisi tersebut terjadi di Kepulauan Riau, khususnya wilayah Natuna, serta Kalimantan Utara. Sementara itu, Sulawesi Utara berpotensi mengalami angin kencang.

Baca Juga:
BKPM Dorong Pengembangan KEK Samota di Sumbawa, Jadi Magnet Investasi Baru

"Siklon Tropis NOUL memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia," demikian keterangan BMKG.

Selain itu, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan, meliputi Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Baca Juga:
AS Tunda Serangan Udara ke Iran usai Trump Beri Sinyal Akan Mendorong Kesepakatan

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pelaku pelayaran, dan warga yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun perairan, agar meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Iran Sebut Serangan Ukraina terhadap Kapal di Laut Kaspia Tewaskan Seorang Pelaut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendagri Nilai Dana Keistimewaan DIY Berkontribusi pada Pemberdayaan Masyarakat
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
[FULL] John Herdman dan Nadeo Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Kita Mau Juara
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Publik Masih Heboh, Febrie Akhirnya Buka Suara Lagi soal Emas 74 Kg
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Terungkap Penyebab Kerumunan Pemotor Viral di Bundaran HI
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Semester I 2026 Berlalu, Aismoli Minta Kepastian Insentif Motor Listrik
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.