Indointernet (EDGE) Suntik Modal Anak Usaha Rp25 Miliar Jelang Delisting

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Indointernet melakukan penambahan modal pada anak usahanya, PT Digital Gayana Ekatama (DGE).

Indointernet (EDGE) Suntik Modal Anak Usaha Rp25 Miliar Jelang Delisting (Foto: dok EDGE)

IDXChannel - PT Indointernet Tbk (EDGE) melakukan penambahan modal pada anak usahanya, PT Digital Gayana Ekatama (DGE) menjelang rencana delisting.

Tambahan modal yang diberikan mencapai Rp25 miliar  untuk mendukung kebutuhan pengembangan bisnis anak usaha.

Baca Juga:
Mau Delisting dan Go Private, Indointernet (EDGE) Tetapkan Harga Tender Offer Segini

"Transaksi ini dilakukan perseroan untuk mendukung kegiatan usaha dan rencana pengembangan DGE," tulis manajemen EDGE dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (24/7/2026).

EDGE memiliki 99,99 persen saham DGE, sehingga transaksi dilakukan antara perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit 99 persen oleh perseroan.

Baca Juga:
Indointernet (EDGE) Beberkan Sejumlah Alasan Pilih Delisting dan Go Private

Sebagai informasi, EDGE saat ini tengah memproses rencana penghapusan pencatatan saham secara sukarela (voluntary delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau go private.

Perseroan menetapkan harga penawaran tender sukarela sebesar Rp11.500 per saham dengan target pembelian maksimal 159.598.500 saham atau sekitar 7,90 persen dari saham yang dimiliki publik.

Baca Juga:
Jelang Go Private, Indonet (EDGE) Tunjuk Dirut Baru dan Kembali Absen Bagi Dividen

Dana untuk pelaksanaan tender offer tersebut akan menggunakan kas internal Digital Edge (Hong Kong) Ltd selaku grup pengendali.

Manajemen EDGE mengungkapkan sejumlah alasan di balik rencana voluntary delisting, antara lain integrasi operasional regional di bawah grup Digital Edge, kebutuhan yang lebih rendah terhadap pendanaan dari pasar modal, serta tingkat likuiditas perdagangan saham yang relatif rendah di Bursa.

Saham EDGE sendiri telah mengalami penghentian sementara perdagangan atau suspensi di seluruh pasar sejak Februari 2026.

Suspensi tersebut berlaku sejak sesi pra-pembukaan perdagangan pada 10 Februari 2026 setelah manajemen Perseroan mengajukan permohonan terkait rencana pembatalan pencatatan saham secara sukarela pada 9 Februari 2026.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Umumkan Revitalisasi SDN Tanggirejo di Grobogan Mulai Dilaksanakan
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Detik-detik Maling Motor Penembak Ojek di Jaktim Ditangkap Jatanras PMJ
• 23 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Ungkap Alasan Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan Usai Jadi Tersangka
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dukcapil Percepat Data Penduduk di Nabire, Sasar 10 Ribu Warga
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sempat Viral Cekcok di Bundaran HI, Satpam dan Pengemudi Alphard Berdamai
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.