Badan Meteorologi Korea Selatan mengeluarkan peringatan gelombang panas tingkat tertinggi untuk Daegu dan sejumlah wilayah di bagian tenggara negara itu pada Minggu (26/7/2026), seiring suhu udara yang terus melonjak hingga jauh di atas 30 derajat Celsius.
Menurut Korea Meteorological Administration (KMA), status peringatan panas tertinggi mulai diberlakukan pukul 11.00 waktu setempat untuk wilayah barat daya Daegu, Kota Gyeongsan, dan Kabupaten Cheongdo.
Sebelumnya, kota Pohang dan Gyeongju juga telah lebih dahulu ditetapkan dalam status peringatan gelombang panas tertinggi pada hari yang sama.
Hingga pukul 13.00 waktu setempat, suhu udara di Gyeongju tercatat mencapai 38,4 derajat Celsius. Sementara itu, Daegu mencatat suhu 35,4 derajat Celsius dan Pohang mencapai 32,1 derajat Celsius.
Penerbitan peringatan ini menjadi yang terbaru sejak Badan Meteorologi Korea Selatan menerapkan sistem baru peringatan gelombang panas pada 1 Juni lalu.
Dilansir dari Yonhap, sistem tersebut dirancang untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat saat terjadi cuaca panas ekstrem.
Dalam ketentuan KMA, peringatan gelombang panas tingkat tertinggi dikeluarkan apabila suhu maksimum harian diperkirakan mencapai sedikitnya 39 derajat Celsius di wilayah yang telah mengalami suhu terasa (apparent temperature) sebesar 35 derajat Celsius atau lebih selama minimal dua hari berturut-turut.
Korea Selatan sebelumnya mengeluarkan peringatan gelombang panas tertinggi pertama pada 12 Juli untuk wilayah Gyeongsan dan Pohang.
Sejak saat itu, suhu tinggi terus melanda sejumlah daerah di negara tersebut dan mendorong otoritas meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem. (saf/ham)




