Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda Empat Wilayah di Jawa Timur

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Laporan pertama berasal dari Kabupaten Probolinggo yang mengalami kebakaran pada Jumat (24/7/2026) pukul 16.30 WIB.

Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda Empat Wilayah di Jawa Timur (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda empat daerah di Jawa Timur.

Bencana yang paling banyak terjadi selama periode pelaporan Sabtu (25/7/2026) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (26/7/2026) pukul 07.00 WIB. 
 
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, laporan pertama berasal dari Kabupaten Probolinggo yang mengalami kebakaran pada Jumat (24/7/2026) pukul 16.30 WIB.

Kebakaran terjadi di lahan Petak 23 C HL Blok Gunung Geni dan Petak 22 C HL Blok Gunung Bentar RPH Klenang, BKPH Probolinggo, yang berada di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, serta Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

"Total sembilan hektare area dilalap si jago merah, dengan rincian wilayah terdampak di Kecamatan Tegalsiwalan empat hektare dan Kecamatan Gending lima hektare," ujar Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk melakukan upaya pemadaman di lokasi.

Karhutla juga terjadi di Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (24/7/2026) pukul 10.17 WIB. BPBD Kabupaten Ponorogo mencatat lahan seluas 2,5 hektare terbakar.

"Titik api berada jauh dari pemukiman warga sehingga tidak dilaporkan adanya korban jiwa. BPBD Kabupaten Ponorogo dan instansi terkait bergotong royong bersama masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas," kata Aam.

Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, pada Jumat (24/7/2026) pukul 10.00 WIB. Kebakaran menghanguskan sekitar dua hektare lahan.

"Setelah laporan kebakaran diterima dari warga, para personel BPBD Kabupaten Pacitan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama dengan petugas Damkar, Satpol PP, serta masyarakat. Pada Sabtu (25/7/2026) api berhasil dipadamkan pukul 15.03 WIB," ujarnya.

Di Kabupaten Situbondo, kebakaran melanda Desa Balung, Kecamatan Kendit, pada Jumat (24/7/2026) pukul 10.00 WIB. Lahan seluas dua hektare terbakar dengan titik api dilaporkan berasal dari kawasan Perhutani.

BPBD Kabupaten Situbondo bersama Damkar, relawan, dan masyarakat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada Sabtu (25/7/2026) pukul 14.00 WIB.

Selain karhutla, BNPB juga mencatat kejadian angin kencang di Kabupaten Situbondo. Bencana tersebut menerjang Desa Tanjung Pecinaan pada Jumat (24/7/2026) pukul 12.00 WIB dan mengakibatkan enam kepala keluarga (KK) terdampak serta enam rumah mengalami kerusakan ringan.

BPBD Kabupaten Situbondo telah melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Hingga Sabtu (25/7/2026), proses penanganan kerusakan rumah warga masih berlangsung.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering selama musim kemarau, termasuk ancaman kekeringan dan karhutla.

"Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla. Upaya pencegahan bagian dari pengurangan risiko bencana merupakan langkah efektif dalam pengendalian karhutla," katanya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
10 Kampus Terbaik di Indonesia Menurut Webometrics
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Meski Akui Kerap Dicaci Sarwendah, Ruben Onsu Tetap Ogah Membongkar Aib Mantan Istri
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Menanti Debut Rizky Eka di Piala AFF 2026! Bersaing Ketat di Posisi Winger Singkirkan Nama Witan Sulaeman dan Ramadhan Sananta
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.