JAKARTA, DISWAY.ID-- Perwakilan dari Provinsi Riau, Arifa Rahma Maulydha, menceritakan bagaimana ia membawakan kebudayaan daerahnya saat tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat pusat 2026.
Sebagaimana diketahui, dalam seleksi Paskibraka tingkat pusat dikenal ketat. Dimana, pada proses seleksi hingga pemusatan latihan, para peserta juga melewati seleksi minat dan bakat.
BACA JUGA:Arya Wedakarna Tanggung Biaya Pendidikan Anak Maling Ayam yang Tewas Dihakimi Massa di Bali
"Saya menampilkan minat dan bakat melalui kearifan lokal yang ada di daerah saya, yaitu Provinsi Riau. Jadi yang pertama saya menampilkan pencak silat, yaitu pencak silat melayu, lalu kemudian saya juga menampilkan minat dan bakat saya sebagai master of ceremony atau pembawa acara pada acara milad kabupaten saya, yaitu kabupaten Indragiri," jelas Arifa kepada Disway.id, di gedung PPSDM Kemendikdasmen.
Menjelang nanti hari pengibaran bendera Merah Putih, Arifa menekankan pentingnya menjaga mentalitas, rasa kebersamaan.
BACA JUGA:Arifa Rahma Maulydha, Calon Paskibraka Pusat Asal Riau: Termotivasi Tiga Kakak hingga Bidik Akpol
"Kami sebagai calon Paskibraka ini pasti harus mempersiapkan mental serta fisik. Nah disini walaupun kegiatannya sangat keras, tapi kami tetap harus berhati-hati untuk menjaga diri, sehingga bisa mempersiapkan untuk upacara yang akan datang," ucapnya.
Ia juga menegaskan perlunya keiklasan dalam menerima posisi yang sudah ditentukan. Menurutnya, apapun posisi dalam pengibaran tetaplah anggota Paskibraka yang patut dibanggakan.
"Pasti ingin memiliki tempat atau posisi yang diinginkan. Nah disitu posisi yang kami inginkan pastilah sangat bermacam-macam, seperti pembawa baki, jadi danton, atau lain sebagainya. Tapi walaupun itu, kami juga harus mempersiapkan ruangan untuk ikhlas, dimanapun kami berada, kami tetaplah seorang Paskibraka," paparnya.
BACA JUGA:Alasan AHY Hidupkan Lagi Komunitas Lari Garuda Finishers, Sentil Fenomena 'Pelari Kalcer'
Arifa, mengaku senang dalam menjalani pembinaan di Paskibraka tingkat Pusat. Terutama materi yang berkaitan dengan penguatan nilai Pancasila.
"Kita juga sebagai seorang calon Paskibraka, pasti harus bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut, dari beberapa moderator, dari beberapa pemateri yang serta narasumber yang hebat-hebat. Di situ kami belajar bahwa Indonesia ini adalah Indonesia yang perlu kami banggakan," tegasnya.





