Pantau - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari meminta krisis air bersih akibat musim kemarau segera ditangani agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan dan memperberat beban masyarakat.
Krisis Air Bersih Dinilai Berdampak pada Kesehatan MasyarakatPutih Sari mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Ia mengungkapkan, "Musim kemarau yang panjang ini membuat masyarakat sulit mendapatkan air bersih."
Menurutnya, keterbatasan akses terhadap air layak berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan kelompok rentan.
Sebagai bentuk respons, Putih Sari menyalurkan bantuan tiga mobil tangki air bersih ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut didistribusikan ke tiga kecamatan, yakni Cibarusah, Serang Baru, dan Bojongmangu, agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
DPR Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi KekeringanPutih Sari berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus merespons kebutuhan warga, terutama saat terjadi kondisi darurat akibat kekeringan.
Menurutnya, banyak warga mengeluhkan sumber air di sekitar tempat tinggal mulai berkurang sehingga distribusi air melalui mobil tangki membantu mengurangi biaya dan tenaga untuk memperoleh air.
Ia juga mendorong pemetaan wilayah rawan kekeringan serta penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Putih Sari menegaskan, "Yang terpenting, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan."




