Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menlu Korea Selatan (Korsel) Cho Hyun sepakat memperkuat kerja sama investasi, termasuk pembangunan galangan kapal di Indonesia.
Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan bilateral di sela-sela ASEAN Foreign Ministers' Meeting/Post Ministerial Conferences (AMM/PMC) di Manila, Filipina, Rabu (22/7).
"Indonesia siap untuk terus bekerja sama erat dengan Republik Korea untuk menghasilkan kerja sama konkret," ujar Sugiono, dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Minggu (26/7).
Kedua menlu juga membahas tindak lanjut kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Korsel pada April lalu serta percepatan implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus yang telah disepakati kedua negara, khususnya di bidang pertahanan, energi, dan investasi.
Secara khusus, Menlu Cho Hyun menegaskan komitmen untuk mendorong investasi perusahaan Korsel dalam pembangunan galangan kapal di Indonesia guna mendukung pembangunan kapal komersial berukuran besar dan menengah serta memperkuat industri maritim nasional.
Sugiono dan Cho Hyun turut bertukar pandangan mengenai berbagai isu kawasan dan global, termasuk situasi di Iran dan Semenanjung Korea.
Dalam pertemuan itu, Cho Hyun menyampaikan dukungan agar Indonesia terus memainkan peran konstruktif dalam mendorong deeskalasi dan penyelesaian damai konflik di Iran.
Keduanya juga menegaskan pentingnya memperkuat multilateralisme serta menjaga tatanan internasional yang berlandaskan hukum.
Pertemuan bilateral ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Korsel untuk terus memperkuat kemitraan strategis yang semakin substantif serta berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.





