Alumni Sukma Bangsa Ini Mengabdi Jadi Guru Relawan di Pedalaman Aceh

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Aceh: Alumni angkatan pertama Sekolah Sukma Bangsa, Dian Kasmala Putri, membagikan kisah perjalanan hidupnya dari seorang penyintas konflik dan tsunami Aceh hingga menjadi guru yang mengabdi untuk anak-anak di daerah terpencil. Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Sukma Bangsa, Dian melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry. 

Usai meraih gelar sarjana, Dian bekerja sebagai guru seni lukis di Eastern Fine Arts, sebuah galeri seni di Banda Aceh yang dikelola warga Korea Selatan. Ia juga aktif sebagai guru relawan di komunitas pendidikan yang melayani anak-anak di Desa Baling Karang, Kabupaten Aceh Tamiang.

"Saat pertama kali tiba di desa tersebut, hanya sepuluh anak yang mengikuti pelajaran di dalam kelas. Sementara sebagian besar siswa memilih bermain di luar. Kondisi itu membuat saya mencari cara agar anak-anak kembali tertarik mengikuti kegiatan belajar," ucap Dian di Aceh, Minggu, 26 Juli 2026. 
 

Baca Juga :

Cerita Guru Sukma Bangsa dari Kelas Sederhana Lahir Prajurit TNI dan Peneliti di Amerika

Berbekal pengalaman selama belajar di Sekolah Sukma Bangsa, Dian menerapkan metode yang pernah diajarkan oleh guru favoritnya, Ridah. Ia tidak langsung meminta siswa membuka buku pelajaran, melainkan mengawali pembelajaran dengan mengajak mereka membuat karya seni menggunakan bahan-bahan rempah.

Pendekatan tersebut berhasil menarik perhatian para siswa. Satu per satu anak yang sebelumnya berada di luar kelas mulai bergabung hingga seluruh ruang kelas dipenuhi murid. Keesokan harinya, para siswa bahkan datang lebih awal karena antusias mengikuti kegiatan belajar.

"Di mata mereka terlihat semangat yang luar biasa untuk belajar. Saat hari terakhir saya pulang, ada seorang murid yang berbisik, 'Bu, terima kasih sudah datang dan mengajarkan kami dengan seru.' Saat itu saya teringat kepada guru-guru saya di Sukma Bangsa. Saya merasa berada di posisi mereka ketika dahulu mengajar saya," kenangnya.


Surya Paloh saat menghadiri peringatan 20 tahun Yayasan Sukma Bangsa di Lhokseumawe, Aceh. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati


Dian menyebut keberhasilannya sebagai pendidik tidak lepas dari peran Sekolah Sukma Bangsa dan para guru yang telah membimbing serta membentuk karakternya. Ia menganggap sekolah tersebut sebagai orang tua yang memberikan arah dan kesempatan untuk meraih cita-cita.

Sebagai bentuk penghargaan, Dian menyampaikan terima kasih kepada Pendiri Sekolah Sukma Bangsa Surya Paloh, seluruh guru, dan keluarga besar sekolah atas dedikasi mereka dalam mendidik para siswa. Ia juga bertekad menyekolahkan anaknya di Sukma Bangsa agar semangat pendidikan yang mengubah hidupnya dapat terus berlanjut.

"Saya sangat bangga menjadi bagian dari Sekolah Sukma Bangsa. Sekolah ini telah menjaga, membimbing, dan menjadikan saya seperti hari ini," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Besaran Tarif Baru Trump untuk Indonesia
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sambut HUT Ke-81 RI, KBRI China Gelar Konser Orkestra Muda di Beijing
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Foto: Kebakaran Lahan Melanda Sisi Gerbang Tol Kramasan, Ogan Ilir
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Gudang Mesin Produksi Sendal di Tangerang Terbakar, Pekerja Berhamburan Selamatkan Diri
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Notifikasi dan Perhatian Manusia
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.