HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAROS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros pada Kamis, 23 Juli 2026. Proyek ini merupakan bagian dari Multi Years Project (MYP) yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sepanjang sekitar 9,3 kilometer sekaligus memperkuat konektivitas antara Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur utama penghubung Makassar dan Maros. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang yang selama ini terkendala oleh kondisi jalan yang rusak dan sering tergenang air saat musim hujan.
“Ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah adalah jalur vital yang menghubungkan kedua wilayah ini. Dengan adanya pembangunan, kami berharap kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi barang dapat terwujud dengan baik,” jelas Gubernur saat melakukan groundbreaking pembangunan yang didampingi Bupati Maros Chaidir Syam dan unsur Forkopimda.
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 yang menangani 20 ruas jalan strategis dengan total panjang 157,49 kilometer di sembilan kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Maros. Secara keseluruhan, Program Multi Years Project (MYP) yang dibiayai dari APBD Sulsel mengalokasikan sekitar Rp2,5 triliun untuk penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan di 24 kabupaten/kota selama periode 2025–2027.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di Sulawesi Selatan.
Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan rasa terima kasih mewakili masyarakat Moncongloe atas dimulainya pembangunan jalan yang sudah lama dinantikan.
“Warga Moncongloe mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah melakukan groundbreaking. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari pekerjaan Jalan Moncongloe. Ini harapan besar masyarakat selama ini, alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” katanya saat ditemui di lokasi pembangunan.
Camat Moncongloe, Suhartini, turut menyampaikan bahwa masyarakat sangat bersyukur karena selama ini ruas jalan tersebut kerap mengalami genangan dan mengganggu aktivitas warga.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Warga di sekitar juga sangat bersyukur karena selama ini inilah yang kami harapkan, pekerjaan jalan ini segera dilaksanakan dan hari ini akhirnya terwujud. Di lokasi ini sudah cukup lama sering tergenang, bahkan hampir setiap tahun terjadi banjir,” bebernya.
Sebelum pelaksanaan konstruksi permanen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan penanganan sementara pada ruas jalan tersebut agar akses masyarakat tetap dapat digunakan tanpa hambatan selama masa persiapan pembangunan. (*)





