PARIS, KOMPAS.TV - Otoritas Prancis kesulitan mengendalikan kebakaran hutan yang melanda barat daya negara tersebut pada pekan ini. Per Minggu (26/7/2026), area terdampak kebakaran dilaporkan meluas hingga mencapai 42.000 hektare.
Kebakaran di Prancis dilaporkan melanda area hutan pinus dan semak belukar. Wilayah terdampak kebakaran telah mencapai empat kali liat luasan ibu kota Prancis, Paris.
Baca Juga: Gelombang Panas Spanyol Menewaskan Lebih dari 1.000 Orang Sepanjang Juni 2026
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyebut petugas pemadam kebakaran kesulitan mengendalikan api. Operasi pemadaman juga terkendala angin kencang dan kondisi kerang usai gelombang panas.
"Api kembali berkobar dengan dahsyat dan tidak bisa diprediksi, menimbulkan angin sendiri dan merayap tak terkendali ke daerah metropolitan Bordeaux," kata Nunez dikutip Associated Press, Minggu (26/7/2026).
Kebakaran hutan di Prancis dilaporkan semakin mendekati Bordeaux, daerah produsen anggur. Pemerintah di daerah Gironde, tempat Bordeaux berada, telah merilis perintah evakuasi untuk lima kecamatan pada Sabtu (25/7/2026) malam.
Kebakaran hutan di wilayah barat laut Prancis memaksa lebih dari 250.000 orang mengungsi pada pekan ini. Sedangkan kebakaran hutan lain di Landes, wilayah selatan Prancis, juga memaksa 36.000 orang mengungsi.
Selain Prancis, kebakaran hutan juga melanda Spanyol yang bertetangga dengan negara tersebut. Kebakaran hutan di Spanyol dilaporkan memaksa sekitar 116.000 orang mengungsi.
Pemadam kebakaran belum bisa mengendalikan api yang berkobar di wilayah Valencia. Kebakaran ini juga dilaporkan menewaskan satu orang pada Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: Kebakaran Hutan Besar Landa Prancis dan Spanyol, Lebih dari 250.000 Orang Mengungsi
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kebakaran hutan prancis
- kebakaran hutan spanyol
- gelombang panas eropa
- kebakaran hutan
- pengungsi kebakaran hutan





