JAKARTA, DISWAY.ID-- Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi mengamankan satu unit motor mio berwarna hitam dengan nomor kendaraan A 4412 NA hingga sejumlah dokumen penting dari Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan Disway di lokasi sekira pukul 19.15 WIB, polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian Sutrimo, penjaga rumah Febrie Adriansyah di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Kematian Sutrimo Dianggap Tak Wajar, Polisi Langsung Olah TKP di Mordent Klinik
Terlihat satu unit mobil berwarna orens bertuliskan crime scene investigation police dan kendaraan roda empat berjenis pick up berwarna warna hitam dengan tulisan "Lala Move".
Di lain sisi, awak media tidak diperkenakan masuk ke dalam klinik tersebut. Hanya memantau dari depan gerbang sambil memantau proses jalannya olah TKP dari pihak kepolisian.
Polisi melakukan olah TKP kurang lebih selama satu jam. Hasilnya, mereka mengamankan satu unit motor mio berwarna hitam dan membawa sejumlah dokumen.
Dari pengamatan di lokasi, dokumen tersebut tampak seperti tumpukan kertas. Polisi juga terlihat mengamankan sebuah bantal dari dalam klinik tersebut.
BACA JUGA:Di Tengah Kabar Kematian Sutrimo, Suasana Rumah eks Jampidsus Febrie Tertutup Mencekam!
Tak lama berselang, warga sekitar nampak mengerumuni TKP. Polisi pun langsung memasang garis kuning di bagian pagar, agar masyarakar tidak diperbolehkan masuk.
Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus
Sebelumnya, pria bernama Sutrimo, penjaga rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah, meninggal secara misterius pada Kamis, 23 Juli 2026.
Informasi awal menyebut, Sutrimo ditemukan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Eks Jampidsus Diduga Tak Wajar, Keluarga Singgung Proyek Batu Bara di Jambi
Kemudian, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Pihak rumah sakit menerangkan pun bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia.
"Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Minggu, 26 Juli 2026.





