Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik. Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, media sosial kini dihebohkan dengan beredarnya foto enam pria yang disebut-sebut berkaitan dengan kasus pengeroyokan tersebut.

Unggahan yang menampilkan enam wajah pria itu salah satunya dibagikan akun Instagram Bangli Daily dan langsung memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak netizen mempertanyakan apakah keenam pria tersebut merupakan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban berinisial KD meninggal dunia.

Meski demikian, hingga Minggu (26/7/2026), belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian yang membenarkan identitas maupun status hukum enam pria yang fotonya beredar luas di media sosial tersebut. Aparat juga belum mengonfirmasi apakah mereka telah diperiksa, ditetapkan sebagai saksi, atau bahkan menjadi tersangka dalam perkara itu.

Karena itu, informasi mengenai identitas enam pria tersebut masih sebatas informasi yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali.
Sumber :
  • Instagram @banglidaily

Kasus ini sendiri bermula ketika KD diduga kepergok mencuri ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang beredar, KD kemudian menjadi sasaran amuk massa. Aksi main hakim sendiri itu berujung tragis setelah korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan dari petugas kepolisian.

Peristiwa tersebut semakin menyita perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan seorang anak menangisi sang ayah yang telah meninggal dunia. Video itu memicu gelombang simpati dari masyarakat sekaligus kecaman terhadap aksi main hakim sendiri.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengajak masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak," ucapnya kepada awak media, Minggu (26/7/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kisruh Soal Renovasi Rumah Ruben Onsu Mencuat, Nanda Persada Sayangkan Sikap Sarwendah: Hati-hati
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Siswa Sekolah Rakyat Curi Perhatian di Jember Fashion Carnaval 2026
• 9 jam laludisway.id
thumb
ITDP Indonesia Ajak Anak Rancang Kota Impian, Ada Bus Listrik hingga Halte Inklusif
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 11 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.