Eksklusif: Nyanyikan Ulang

medcom.id
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Setelah menunggu selama tiga dekade, SteelHeart akhirnya memperkenalkan versinya untuk lagu klasik "Without You". Vokalis SteelHeart, justru bersyukur rekamannya tidak dirilis pada 1996 karena saat itu ia harus berhadapan dengan fenomena global yang diciptakan Mariah Carey.
 
Dalam wawancara bersama Medcom.id, Miljenko mengungkapkan bahwa "Without You" sebenarnya sudah direkam sekitar 30 tahun lalu. Namun, dia memilih menyimpannya hingga akhirnya merasa waktu yang tepat benar-benar datang tahun ini.
 
"Kau tahu, terkadang momen yang tepat itu datang begitu saja, kau tidak menyadarinya. Itu datang begitu saja. Yang satu ini seperti, semuanya terjadi begitu saja," kata Miljenko kepada Medcom.

Miljenko bercerita, ide untuk merilis lagu tersebut kembali muncul setelah seseorang bertanya apakah dirinya tertarik meng-cover "Without You". Pertanyaan itu langsung membawanya mengingat rekaman lama yang selama ini tersimpan.
 
"Suatu hari kami membicarakannya. Seseorang bertanya padaku, hei, apakah kamu tertarik untuk meng-cover lagu 'Without You'? Dan aku langsung berpikir, tunggu sebentar, aku sudah menyanyikan lagu ini 30 tahun yang lalu," ujarnya.

Baca Juga :

SteelHeart Hidupkan Kembali "Without You", Balada yang Pernah Dipopulerkan Mariah Carey

Tanpa banyak pertimbangan, proyek itu akhirnya kembali dikerjakan. Menurut Miljenko, semua proses terasa mengalir begitu saja hingga lagu tersebut selesai direkam ulang dengan aransemen yang lebih megah.
 
"Lalu satu hal mengarah ke hal lain. Dan aku berpikir, kau tahu apa, kurasa sudah waktunya untuk melakukannya. Itu benar-benar menarik perhatianku," tuturnya.
 
Miljenko kemudian mengungkap alasan mengapa lagu itu tidak pernah dirilis pada 1996. Di tahun yang sama, Mariah Carey lebih dulu merilis versi "Without You" yang kemudian meledak di pasar global dan mendominasi berbagai tangga lagu dunia.
 
"Maksudku, lagu ini sebenarnya sudah 30 tahun yang lalu karena seharusnya aku yang merilisnya pada tahun 96. Tapi kemudian Mariah Carey yang merilisnya," katanya.
 
Pria yang akrab disapa Mili itu mengaku tidak pernah menyesali keputusan tersebut. Menurutnya, akan mustahil bagi siapa pun untuk bersaing dengan popularitas Mariah Carey saat itu.
 
"Dan itu sama sekali tidak mungkin. Maksudku, aku tidak bisa bersaing. Maksudku, akan gila jika merilis sebuah lagu, tidak akan ada yang mendengarnya sama sekali. Mariah sangat terkenal dan dia penyanyi yang luar biasa," ucap Miljenko.
 
Mili pun akhirnya memilih menunggu hingga akhirnya merasa lagu tersebut menemukan waktunya sendiri untuk dirilis. Baginya, keputusan itu justru membuat "Without You" memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan jika dirilis tiga dekade lalu.

Baca Juga :

Resmi! Kanye West Bakal Konser di Jakarta 2026, Cek Jadwal dan Info Tiketnya

Miljenko mengatakan bahwa versi terbaru "Without You" bukan sekadar rekaman lama yang diperbarui. Lagu tersebut menjadi refleksi perjalanan hidupnya selama 30 tahun terakhir yang dipenuhi berbagai pengalaman, perjuangan, dan luka.
 
"Tapi, seperti yang kau tahu, ini adalah 30 tahun bersama Tuhan, pertempuran dan luka yang kumiliki dalam kehidupan yang telah kujalani. Itu ada di dalam lagu ini. Itu ada di semua laguku," ungkapnya.
 
Bagi Miljenko, musik bukan sekadar hiburan, melainkan sesuatu yang memiliki nilai emosional dan spiritual. Karena itu, setiap karya selalu ia perlakukan dengan penuh kesungguhan.
 
"Ketika saya membuat musik, bukan berarti saya membuat musik hanya untuk bersenang-senang. Semuanya istimewa bagi saya. Itu sakral," ujarnya.
 
"Without You" sendiri merupakan lagu ciptaan Pete Ham dan Tom Evans dari Badfinger yang pertama kali dirilis pada 1970. Lagu itu kemudian dipopulerkan kembali oleh Harry Nilsson, Air Supply, hingga Mariah Carey. Kini, Miljenko akhirnya mempersembahkan interpretasi versinya sendiri yang selama ini tersimpan dari era kaset dan CD hingga akhirnya memasuki era digital.
 
Perilisan lagu ini juga melanjutkan momentum kebangkitan SteelHeart. Band tersebut sebelumnya merayakan 30 tahun perjalanan karier melalui album SteelHeart 30 yang berisi rekaman ulang, remix, dan aransemen orkestra. 
 
Popularitas SteelHeart juga masih bertahan hingga kini. Lagu "She's Gone" telah mengumpulkan ratusan juta streaming di Spotify, sementara Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar mereka dengan 16 dari 20 kota penyumbang streaming terbanyak berasal dari Tanah Air.
 
SteelHeart merupakan band rock dan glam metal asal Amerika Serikat yang dibentuk pada tahun 1989. Mereka merilis album debut self-titled bernama Steelheart pada tahun 1990 yang sukses besar secara komersial. Band ini terkenal lewat vokal tinggi Miljenko Matijevic serta lagu balada populer seperti "She's Gone".
 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Baku Tembak di Citra Raya
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Kumpulkan Saksi dan CCTV Terkait Kematian Misterius Sutrimo di Jaksel
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
POPSI Pertanyakan Bukti Klaim Danantara soal Gap Harga Ekspor Sawit Menyempit
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Inilah Doa Terbaik yang Harus Dipanjatkan kepada Allah SWT, Menurut Sufi Terkemuka 
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jalani Debut Bersama Persib di Piala Presiden 2026, Bek Muda Asal Tulehu Ikhwan Tanamal Bangga
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.