JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan soal alasan yang mendasari Perry Warjiyo mundur dari Gubernur Bank Indonesia (BI).
"Ada alasan pribadi dan tentu kita menghormati ya," ujar Prasetyo dalam keterangan video yang dibagikan Sekretariat Presiden, Senin (27/7/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur
Saat ditanya apakah Perry mundur karena sakit, Prasetyo tidak bersedia menjelaskan lebih lanjut.
"Kalau detailnya ya kami tidak masuk ke sana," ucapnya.
Dia menyatakan alasan pribadi yang melatarbelakangi mundurnya Perry bukanlah alasan kesehatan.
"Tidak ada, tidak ada (soal sakit). Dalam suratnya hanya menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri oleh karena alasan pribadi," sambung Prasetyo.
Baca juga: Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Siapkan Keppres
Sementara itu, terkait spekulasi apakah Perry Warjiyo mundur karena tekanan pemerintah, Prasetyo enggan menjawab. Dia menuding wartawan yang justru menciptakan spekulasi tersebut.
Perry kirim surat mundur dari Gubernur BI ke Prabowo
Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
Surat pengunduran diri itu diterima per Minggu (26/7/2026) kemarin.
"Jadi begini, bahwa per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," ujar Prasetyo di Bank Indonesia (BI), tadi.
Prasetyo mengatakan, sesuai peraturan dan mekanisme yang berlaku, maka Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri dari Perry Warjiyo.
"Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh bulan memimpin BI," jelasnya.
Sementara itu, Prasetyo menyebutkan Prabowo akan menerbitkan Perpres atas pengunduran diri Perry Warjiyo.
"Untuk selanjutnya secara administratif tentu akan kami tindaklanjuti hari ini berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut. Sesuai mekanisme akan diterbitkan Keppres berkaitan pemberhentian beliau secara hormat dari Gubernur BI," imbuh Prasetyo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang