Media Asing Sorot Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Sebut Ini

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Perry Warjiyo saat masih menjadi Gubernur BI, mengikuti rapat kerja dengan Banggar DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah media asing menyoroti mundurnya Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia. Laman Financial Times misalnya menulis "Indonesia central bank chief resigns" sementara Reuters memuat reaksi analis terkait keputusan ini dalam artikel "Analysts reaction to Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo stepping down".

"Pemerintah Indonesia mengatakan gubernur bank sentral yang telah lama menjabat telah mengundurkan diri, menambah ketidakpastian atas pembuatan kebijakan ekonomi di negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini," tulis Financial Times diterjemahkan, Senin (27/7/2026).

"Perry Warjiyo mengundurkan diri karena alasan pribadi, kata sekretaris negara Prasetyo Hadi pada hari Senin. Wakil gubernur Destry Damayanti telah ditunjuk sebagai penjabat gubernur Bank Indonesia, kata Prasetyo, yang menjabat di kabinet Presiden Prabowo Subianto," tambah laman itu.


Pilihan Redaksi
  • Profil Destry Damayanti, Pejabat Sementara Gubernur BI, Gantikan Perry
  • Penjelasan Lengkap Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur-Diganti Destry
  • Istana: Gubernur BI Perry Belum Sempat Bertemu Prabowo Saat Undur Diri
  • Rupiah Melemah ke Rp17.960 Pasca Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Dikatakan bagaimana Perry telah memimpin bank sentral sejak 2018. Sebelum mundur, ia berada di masa jabatan keduanya.

"Pengunduran dirinya terjadi setelah periode tekanan pada mata uang Indonesia, rupiah, yang merupakan salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di pasar negara berkembang tahun ini. Bank sentral telah menaikkan suku bunga tiga kali sejak Mei," jelas Financial Times lagi.

Sementara itu, laman Reuters menulis bagaimana sejumlah ekonom asing memberi komentar soal kemunduran Perry dari posisinya saat ini. Ini disebut sebagai "pengunduran diri yang mengejutkan yang kemungkinan akan membuat investor gelisah di tengah kekhawatiran yang masih ada seputar independensi bank sentral".

"Gubernur Perry memainkan peran penting dalam mengarahkan perekonomian Indonesia melalui periode transisi dan guncangan eksternal, termasuk pandemi COVID-19 dan, baru-baru ini, krisis di Asia Barat. Bank sentral mengadopsi kerangka kerja yang lebih terintegrasi, di bawah kepemimpinannya, menggunakan campuran kebijakan suku bunga, instrumen likuiditas, intervensi valuta asing, dan koordinasi dengan pemerintah. Hal ini memberi BI lebih banyak fleksibilitas untuk mengelola pertimbangan antara stabilitas rupiah, inflasi, pertumbuhan kredit, dan ketahanan sektor keuangan. Penyerahan peran kepemimpinan secara langsung akan memastikan keberlanjutan kebijakan," tulis Reuters memuat komentar Ekonom Senior DBS Singapira, Radhika Rao, di Singapura.

"Pengunduran diri Perry Warjiyo kemungkinan akan diterima secara negatif oleh pasar, mengingat ia adalah sosok yang stabil dengan rekam jejak yang baik. Banyak hal akan bergantung pada siapa yang akan mengambil alih, dengan Destry, seorang wakil gubernur senior, yang akan mengambil alih pada awalnya," jelas analis ASEAN di Aletheia Capital Singapura, Angus Mackintosh.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Prabowo Terima Pengunduran Diri Gubernur BI, Perry Warjiyo

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penabrak Parade Gay di Berlin Teridentifikasi: Pria 21 Tahun
• 12 jam laludetik.com
thumb
Berkat ”Ojol” dan Pedagang Seblak, Kini Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hilang Sia-sia
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Polisi Jerman Tembak Mati Pelaku Tabrakan Berlin Gay Pride
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Jenazah Jubir Otoritas IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
2 Kampung Ditenggelamkan untuk Waduk Karian Kembali Muncul saat Musim Kemarau, Rumah-Masjid Terlihat Jelas
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.