JAKARTA, DISWAY.ID - Hari itu, tak ada yang mengira seorang pria yang tergeletak di depan sebuah klinik tua di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akan membuat geger masyarakat.
Warga yang melintas hanya menduga ia pingsan akibat kelelahan atau sakit biasa.
Bahkan, Ketua RT setempat, Imah, mengaku pertama kali mendengar kabar itu dari seorang pengemudi ojek online yang menyebut ada pria tak sadarkan diri di pinggir jalan.
Belakangan baru diketahui, pria tersebut adalah Sutrimo, penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang kemudian dinyatakan meninggal dunia.
BACA JUGA:Penahanan Febrie di Rutan KPK Dinilai Sudah Tepat, Dugaan TPPU Harus Diusut Tuntas
Bangunan klinik Mordent kini menyisakan kesan sunyi.
Halamannya dipenuhi dedaunan kering yang menumpuk tanpa tersentuh sapu.
Rumput liar tumbuh menutupi paving block, sementara cat putih di dinding telah memudar dimakan usia.
Neon box bertuliskan "Mordent" tampak kusam.
Dari balik pagar, bagian atap dan plafon terlihat jebol di beberapa titik, memperlihatkan bangunan yang diduga sudah lama tidak difungsikan.
BACA JUGA:Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Budi: Ini Sinergi Antarlembaga, Ditahan di Sel Biasa
Di depan klinik inilah, Sutrimo sempat ditemukan tak sadarkan diri sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Saya nggak tahu (kejadiannya). Tiba-tiba tukang ojek bilang ada orang pingsan. Ada orang pingsan di pinggir jalan sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu, 26 Juli 2026.
Imah tidak menggubris informasi tersebut lantaran tidak ada warganya yang melapor.
Ia menganggap kejadian itu hanya kecelakan 'biasa' antar sesama pengendara di jalan.
- 1
- 2
- »





