Seekor harimau putih koleksi Semarang Zoo atau Kebon Binatang (Bonbin) Mangkang bernama Anggun mati diduga karena kesalahan prosedur anestesi. Pemkot Semarang berjanji akan mengusut penyebab matinya Anggun.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengaku sedih atas kematian Anggun apalagi anggun merupakan koleksi satwa favorit di kebon binatang kepunyaan Pemkot Semarang itu.
"Sedih banget ya. Kami akan selidiki karena itu adalah kekayaan dari Semarang Zoo. Ini menjadi titik di mana teman-teman, masyarakat itu kalau ke Semarang Zoo pasti melihat harimau putih," ujar Agustina kepada wartawan, Senin (27/7).
Agustina juga mengaku sudah mendengar kabar kesalahan anestesi yang membuat harimau Anggun mati. Namun hal itu masih perlu didalami.
"Kami akan selidiki kok bisa salah anestesi dan sebagainya itu," jelas dia.
Namun, ia belum menerima laporan lengkap mengenai penyebab pasti kematian harimau putih tersebut.
"Detailnya saya belum mendapat laporan ya, tetapi beberapa hari ini saya juga sedang meminta penjelasan dari teman-teman dari Semarang Zoo," katanya.
Namun, ia meminta agar kasus matinya Anggun menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tak terulang lagi di kemudian hari.
"Mudah-mudahan segera bisa kami sampaikan kepada publik penyebab kematian, mengapa dan bagaimana, dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua," kata Agustina.





