TABLOIDBINTANG.COM - Amanda Manopo membagikan cerita tentang berbagai perubahan yang dialaminya pasca melahirkan.
Dalam podcast yang dipandu Raditya Dika, Amanda mengaku sempat mengira kondisi tubuhnya akan kembali seperti sebelum hamil setelah persalinan. Namun, kenyataannya tidak demikian.
"Ternyata setelah melahirkan, aku pikir kayak udah selesai, kayak mungkin bisa balik lagi, kayak mungkin aku yang dulu. Oh ternyata enggak," ujar Amanda.
Ia kemudian menceritakan berbagai perubahan fisik yang dirasakan setelah menjadi seorang ibu.
Amanda mengatakan aktivitas menyusui juga membuat tubuhnya terasa pegal-pegal. Selain itu, ia mengalami rambut rontok hingga perubahan pada kondisi kulit wajah.
"Menyusui itu juga bikin badan pegal-pegal, masuk angin, rambut rontok, muka kusam, kering-kering, Dok. Aku enggak ngerti kenapa bisa sampai kering, sampai ngelupas kulitnya," ungkapnya.
Saat ditanya Raditya Dika apakah perubahan tersebut berkaitan dengan kondisi fisik, Amanda membenarkannya. Ia kemudian mengungkap pengalaman lain yang dialaminya sejak masa kehamilan.
Sempat Takut Botak karena Rambut Rontok
Amanda mengatakan perubahan pada tubuhnya sudah mulai terasa sejak trimester ketiga kehamilan.
Ia mengaku mengalami perubahan warna kulit, terutama di bagian leher belakang dan beberapa lipatan tubuh.
"Aku, kan ngelahirin anak cowok. Di trimester ketiga aku sempat kayak ada hitam-hitam di sini (leher bagian belakang), terus kayak lipatan-lipatan lebih gelap dari sebelumnya," ungkapnya sambil menunjukkan leher bagian belakang.
Tak hanya perubahan warna kulit, rambut Amanda juga mengalami kerontokan cukup parah. Saking banyaknya rambut yang rontok, ia bahkan sempat khawatir akan mengalami kebotakan.
"Rambut rontok, aku sempat takut botak waktu itu. Sampai bisa digenggam (rontoknya), jadi kalau keramas harus pelan-pelan banget," kata Amanda.
Dokter Aditya yang turut hadir dalam podcast tersebut kemudian menjelaskan bahwa perubahan hormon selama kehamilan dan setelah melahirkan dapat memengaruhi kondisi tubuh seorang ibu.
Ia menyebut hormon seperti estrogen, progesteron, prolaktin, dan kortisol mengalami perubahan selama masa kehamilan. Selain itu, berat badan juga dapat meningkat selama kehamilan.
Ketika ditanya berapa berat badan yang naik selama hamil, Amanda menjawab dirinya mengalami kenaikan hingga 30 kilogram.
"30," jawab Amanda.
"Berarti termasuk yang lumayan agak banyak," ujar Dokter Aditya.
Amanda pun langsung menimpali dengan candaan, "Bukan agak, banyak banget, Dok."




