Jakarta: Bencana banjir dan longsor melanda wilayah Sumatra Barat, yakni di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu, 25 Juli 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, kerusakan terjadi akibat bencana hidrometeorologi basah tersebut.
"Hujan dengan intensitas tinggi juga memicu banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, pada Sabtu, 25 Juli, pukul 15.30 WIB," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam rilis resmi, Senin, 27 Juli 2026.
Ilustrasi-Warga membersihkan material longsor yang menutupi bangunan rumah akibat tanah longsor di Kecamatan Tamako. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Abdul mengungkapkan, kejadian tersebut berdampak pada wilayah Nagari Malalak Timur, Nagari Malalak Utara, dan Nagari Sungai Batang, Kecamatan Malalak. Kerusakan yang dilaporkan meliputi satu unit rumah, tiga akses jalan, satu unit jembatan, dan satu unit tanggul yang jebol.
"Satu akses jalan juga dilaporkan terputus akibat peristiwa ini," ucap dia.
Baca Juga :
"Sebanyak empat unit rumah dan akses jalan utama Simpang Empat–Talu terdampak," kata Abdul.
BPBD Kabupaten Pasaman Barat telah melakukan asesmen dan pendataan di lokasi kejadian. Hingga Minggu, 26 Juli 2026, hujan masih mengguyur lokasi kejadian dan jalur Simpang Empat–Talu masih mengalami gangguan.




