Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mengundurkan Diri Usai 7 Tahun Pimpin Bank Indonesia, Ini Jejak Kariernya!

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Simak profil Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI) yang mengundurkan diri usai tujuh tahun pimpin Bank Indonesia. Ternyata miliki jejak karier mentereng di dunia perbankan.

Seperti diketahui, Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Informasi ini disampaikan langsung Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Senin (27/6/2026).

Prasetyo menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry pada Minggu (26/7/2026) dan akan segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk menerima pengunduran diri tersebut. Kini posisi Gubernur BI untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti hingga mekanisme pengisian jabatan definitif dilakukan.

Lebih lanjut, Prasetyo juga membeberkan alasan Perry mengundurkan diri karena alasan pribadi. Ia memastikan surat itu tidak mencantumkan faktor kesehatan sebagai alasan Perry meninggalkan jabatan Gubernur BI.

"Tidak ada, tidak ada. Dalam suratnya hanya menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri oleh karena alasan pribadi," kata Prasetyo dilansir Tribun-Video.com.

"Maka yang pertama Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih 7 tahun lamanya memimpin Bank Indonesia," ujar Prasetyo.

Resmi mengundurkan diri dari Bank Indonesia, lantas seperti apa profil Perry Warjiyo? Simak penjelasannya.

Profil Perry Warjiyo

Perry Warjiyo adalah Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya. Perry menjadi Gubernur BI pertama yang menjabat selama dua periode berturut-turut.

Semestinya, Perry menjabat hingga tahun 2028 ke depan. Namun, karena alasan pribadi, Perry memutuskan untuk mengundurkan diri di tengah jabatannya.

 

Pengunduran diri tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Perry di bank sentral yang telah dimulai sejak 1984. Selama hampir empat dekade, ia menempati berbagai posisi strategis sebelum akhirnya dipercaya memimpin Bank Indonesia.

Melansir Kompas TV, Perry pertama kali menjabat sebagai Gubernur BI selama periode 2018- 2023. Setelah masa jabatan itu berakhir, ia kembali mendapat kepercayaan memimpin BI untuk periode 2023-2028 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2023 dan dilantik pada 24 Mei 2023.

Sebelumnya, Perry juga menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018. Ia pernah menjadi Asisten Gubernur yang membidangi kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Di tingkat internasional, Perry sempat dipercaya menjadi Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) pada 2007-2009, mewakili 13 negara anggota dalam South-East Asia Voting Group.

Perry lahir di Sukoharjo pada 1959, Perry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1982. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Iowa State University, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Master pada 1989 dan doktor (Ph.D.) pada 1991.

Selama memimpin BI, Perry dikenal aktif mendorong bauran kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, hingga penguatan ekonomi syariah. Ia juga menghasilkan sejumlah buku di bidang ekonomi dan kebanksentralan, di antaranya Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), serta Kebijakan Moneter di Indonesia (2003).

Di bawah kepemimpinannya, Bank Indonesia meraih berbagai penghargaan internasional. Perry juga memperoleh sejumlah apresiasi, termasuk Governor of the Year Asia Pacific 2019 dari Global Markets

Sempat Diisukan Kena Reshuffle

Nama Perry Warjiyo sempat dikaitkan dengan isu perombakan kabinet pada Juni 2026. Saat itu, beredar kabar Presiden Prabowo Subianto akan mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI. Namun, isu tersebut langsung dibantah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

"Lho siapa yang mau mengganti? Enggak ada yang mau mengganti," kata Prasetyo Hadi di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Kendati demikian, Perry benar-benar mengundurkan diri usai tujuh tahun menjabat sebagai Gubernur BI. Demikianlah profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang mengundurkan diri usai tujuh tahun pimpin Bank Indonesia. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjutkan Koreksi ke 6.050-6.150, Perhatikan Enam Saham Berikut
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Piala Presiden 2026: Persebaya Taklukkan Persija 1-0 di GBT
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Seusai Resmikan Monumen, Megawati Pimpin Prosesi Tabur Bunga untuk Korban Kudatuli
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Menag Minta Hasil Kongres ke-8 MUI Diserahkan kepada Pemerintah
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua Umum Perbarindo Lantik Pengurus DPD Perbarindo Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Periode 2026–2030
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.