Kabut Asap Mulai Palangka Raya, 109 Karhutla Hanguskan 54,44 Hektare Lahan

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Kabut Asap Mulai Palangka Raya, 109 Karhutla Hanguskan 54,44 Hektare LahanNasional | inews | Senin, 27 Juli 2026 - 14:42Dengarkan Berita

PALANGKA RAYA, iNews.id – Kabut asap mulai menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (27/7/2026) pagi. Kondisi tersebut dipicu maraknya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla selama musim kemarau.

Asap tipis terlihat di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Yos Sudarso, Bundaran Besar, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro hingga Jalan Ahmad Yani. Kabut serupa juga tampak menyelimuti kawasan Jembatan Kahayan di Jalan Pierre Tendean.

Meski belum mengganggu jarak pandang secara signifikan, kabut asap mulai membuat udara terasa kurang nyaman. Sejumlah warga yang beraktivitas di luar ruangan memilih menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup asap.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Lola mengaku kabut asap mulai terlihat sekitar pukul 07.00 WIB. Dia memilih memakai masker saat berkendara untuk melindungi saluran pernapasan.

Kondisi serupa dirasakan Saniman, pengemudi mobil pribadi. Menurutnya, kabut asap yang muncul sejak pagi membuat udara di Kota Palangka Raya terasa kurang nyaman selama perjalanan.

Baca Juga:DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan, asap berasal dari kebakaran lahan di wilayah Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau.

“Kabut asap disebabkan maraknya karhutla di wilayah Palangka Raya dan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau yang menjadi daerah penyumbang asap ke wilayah Palangka Raya,” kata Heri Fauzi, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan data BPBD Kota Palangka Raya, sebanyak 109 kejadian karhutla tercatat sejak penetapan Status Siaga Darurat Karhutla pada 1 Juni hingga 26 Juli 2026. Total luas lahan yang terbakar dalam periode tersebut mencapai 54,44 hektare. Meningkatnya jumlah titik kebakaran membuat kabut asap mulai terlihat di kawasan perkotaan.

Petugas BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, relawan dan instansi terkait terus melakukan pemadaman di sejumlah titik api. Penanganan dilakukan di wilayah Kota Palangka Raya maupun Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Baca Juga:Update Gempa M 5,6 Guncang Pacitan Jatim, Getaran Dirasakan 14 Daerah di Jateng-DIY

Upaya pemadaman juga diperkuat melalui operasi pengeboman air atau water bombing menggunakan helikopter. Operasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan menekan penyebaran asap ke kawasan permukiman.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin tebal. Penggunaan masker juga disarankan untuk mengurangi paparan partikel asap yang dapat mengganggu kesehatan.

#kalteng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Siap-Siap, Ada Diskon Pajak Kendaraan dan Bebas Denda di Banten Mulai Agustus 2026
• 11 jam laludisway.id
thumb
Truk Muatan Kertas Tabrak 2 Truk hingga Rumah Warga di Gempol Pasuruan, 3 Tewas
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Cek Daftar Harga BBM Terbaru Pertamina, Shell, Vivo, dan BP per 27 Juli 2026
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Takut Moana Jadi Manja, Ini Alasan Ria Ricis Selalu Turuti Keinginan Mewah sang Anak
• 13 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.