Universitas Panca Bhakti Latih KWT Kubu Raya Produksi Tas Eco-Friendly dari Eceng Gondok

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Panca Bhakti (UPB) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Jaya berfoto usai pelaksanaan pelatihan pengembangan produk eco-friendly berbahan eceng gondok di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. (Sumber: Dok.Universitas Panca Bhakti)

KOMPAS.TV - Tanaman eceng gondok selama ini kerap dianggap sebagai gulma yang mengganggu perairan. Namun, melalui inovasi dan pendampingan yang tepat, tanaman tersebut dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan bernilai ekonomi tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Panca Bhakti (UPB) yang memberikan pelatihan pengolahan eceng gondok menjadi tas eco-friendly kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Jaya di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk meningkatkan nilai tambah eceng gondok melalui inovasi produk, penguatan green branding, dan pemasaran digital. 

Tim dosen Universitas Panca Bhakti (UPB) terdiri dari tiga orang yakni Rianti Ardana Reswari, S.M., M.M. (ketua), Rini Suryani, S.P., M.P. dan Prof. Dr. Ir. Rahmatullah Rizieq, M.Si. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KEMDIKTISAINTEK) tahun 2026.

Rangkaian kegiatan PKM diawali dengan pelatihan inovasi produk ramah lingkungan melalui pengolahan biomassa eceng gondok menjadi asam humat sebagai pembenah tanah organik dari anggota tim PKM (Rini Suryani, S.P., M.P.). 

Selanjutnya, tim PKM juga menyelenggarakan pelatihan green branding dan pemasaran digital yang dibawakan oleh anggota tim PKM (Prof. Dr. Ir. Rahmatullah Rizieq, M.Si). Pelatihan tersebut membekali anggota KWT Maju Jaya mengenai pentingnya membangun identitas produk, menyusun strategi pemasaran, serta memanfaatkan media digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan eceng gondok. 

Pendampingan tersebut kemudian diwujudkan melalui pengembangan merek "Manjaya" sebagai identitas produk dan pemanfaatan akun Instagram @bumimanjaya sebagai media promosi dan pemasaran digital yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar.

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian pendampingan tersebut, tim PKM menyelenggarakan pelatihan pengembangan variasi produk kerajinan tas eco-friendly meliputi pengawetan dan pengeringan serat eceng gondok pada Kamis (23/7/2026). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota KWT Maju Jaya dalam mengolah serat eceng gondok menjadi kerajinan tas yang memiliki kualitas dan nilai jual lebih tinggi.

Materi yang diberikan meliputi teknik pengawetan serat, metode pengeringan untuk menjaga kualitas bahan baku, pembuatan pola, hingga praktik dasar menganyam sebagai tahapan awal proses produksi. 

Sebagai upaya memperkuat kompetensi peserta, kegiatan ini menghadirkan UMKM (Intan Liana) pelaku usaha kerajinan eceng gondok yang telah berkiprah selama puluhan tahun di Kalimantan Barat.

Melalui praktik secara langsung, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pemilihan bahan baku, teknik anyaman, penyusunan pola, hingga standar mutu produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Penulis : Natalia-Frederica

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Eceng Gondok
  • Universitas Panca Bhakti
  • Kalimantan Barat
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Baku Tembak di Citra Raya
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dicegat Garda Revolusi Iran di Selat Hormuz, 6 Kapal Putar Balik
• 4 jam laludetik.com
thumb
Dua Agensi Kreatif Indonesia Dipercaya Jadi Motor Utama Feel Good Network
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Program Transmigrasi Disebut Jadi Motor Pembangunan, Hasilkan 1.567 Desa hingga 116 Kabupaten
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 21 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.