JAKARTA, KOMPAS.TV - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (27/7/2026), di tengah perhatian pelaku pasar terhadap pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 10,64 poin atau 0,17 persen ke level 6.185,78.
Sejak awal perdagangan, IHSG sudah bergerak di zona merah. Indeks dibuka melemah 10,63 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.185,80 pada Senin pagi.
Sebelumnya, Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai pengunduran diri Perry Warjiyo merupakan perkembangan yang tidak diperkirakan sebelumnya sehingga memicu perhatian pelaku pasar.
"Ini di luar perkiraan dan tentunya mengejutkan semua pihak, termasuk pasar dan juga saya pribadi. Pak Perry telah berkarier sangat panjang di Bank Indonesia sehingga kita perlu mengapresiasi seluruh kontribusi beliau," kata Josua dalam Breaking News Kompas TV, Senin.
Baca Juga: Ekonom: Transisi Kepemimpinan BI Tak Akan Ubah Arah Kebijakan Moneter
Meski demikian, Josua menegaskan kebijakan Bank Indonesia tidak bergantung pada satu individu. Berdasarkan Undang-Undang Bank Indonesia, seluruh kebijakan moneter diputuskan melalui mekanisme Rapat Dewan Gubernur (RDG) secara kolektif kolegial.
Ia berharap Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia dapat melanjutkan kepemimpinan serta menjaga kesinambungan kebijakan moneter.
"Karena itu, kami berharap Ibu Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara dapat melanjutkan kepemimpinan, tugas, dan tanggung jawab Bank Indonesia dengan baik," ujar Josua.
Menurut dia, di tengah tantangan ekonomi yang dipengaruhi gejolak global, Bank Indonesia masih menghadapi tugas menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Penulis : Dina Karina Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- ihsg melemah
- gubernur bi mundur
- perry warjiyo
- bursa efek indonesia
- IHSG
- Perry Warjiyo mundur





