Mahasiswa KKN Unhas Dorong Perubahan Berkelanjutan di Desa Dandang Lewat Inovasi Lingkungan, Kesehatan, dan Pertanian

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, LUTRA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong perubahan berkelanjutan di Desa Dandang, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, dengan menghadirkan solusi inovatif di bidang lingkungan, kesehatan, dan pertanian pada 23 hingga 25 Juli 2026.

Program dimulai dengan sosialisasi pembuatan Eco Paving Block dari limbah plastik yang digelar di Kantor Desa Dandang pada Jumat, 24 Juli 2026. Desa Dandang belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun sistem pengelolaan sampah terorganisir, sehingga warga kerap membakar sampah plastik di halaman rumah yang berpotensi mencemari udara dan membahayakan kesehatan.

Mahasiswa KKN Unhas memperkenalkan proses pengolahan sampah plastik jenis PET, PP, dan LDPE menjadi Eco Paving Block yang dapat digunakan sebagai penutup permukaan tanah untuk halaman rumah, jalan setapak, dan taman. Proses ini meliputi tahapan pemilahan, pencacahan, pelelehan, pencampuran dengan pasir, hingga pencetakan. Meski memerlukan ketelitian dan kehati-hatian ekstra, material ini menjadi alternatif ramah lingkungan meski tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan berat.

Kegiatan yang dihadiri perangkat desa, warga, serta perwakilan siswa SMPN 008 Sabbang Selatan dan SMKN 7 Luwu Utara ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

“Semoga langkah kecil yang kita mulai dari Desa Dandang ini bisa menjadi pemantik perubahan besar untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” jelas Mumun Mulyani, salah satu mahasiswa KKN Unhas.

Selain lingkungan, mahasiswa dari Program Studi Ilmu Gizi juga memberikan perhatian khusus pada sektor kesehatan dengan menggelar kunjungan rumah pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan bertajuk “Edukasi Pencegahan Stunting melalui Buku Saku Cegah Stunting dan Edukasi Kesiapan Rujukan bagi Balita Gizi Kurang/Gizi Buruk” ini melibatkan Ibu Desa Dandang, kader Posyandu, dan Kepala Dusun.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa membagikan buku saku dan memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta orang tua balita mengenai pemenuhan gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pemanfaatan pangan lokal, serta pentingnya pemantauan rutin di Posyandu. Mereka juga mendampingi tindak lanjut Puskesmas dengan mengunjungi keluarga balita gizi kurang dan gizi buruk berdasarkan indikator BB/U dan BB/TB, serta mengarahkan orang tua untuk segera mengurus surat rujukan ke Puskesmas sebelum pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit.

“Kami berharap Buku Saku Cegah Stunting menjadi panduan praktis bagi keluarga dan meningkatkan kesadaran orang tua untuk menindaklanjuti rujukan balita yang membutuhkan pemeriksaan medis,” kata Nindi Anindita Malik, mahasiswa KKN Unhas.

Memahami pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian Desa Dandang, mahasiswa KKN Unhas menggelar pelatihan Hand Polinasi dan Penyambungan Bibit Kakao pada Kamis, 23 Juli 2026 di Rumah Kepala Desa Dandang. Pelatihan ini menyasar pemuda dan ibu-ibu setempat agar mampu menguasai teknik perbanyakan vegetatif (grafting) dan penyerbukan buatan guna menghasilkan benih kakao unggul.

Didukung oleh tokoh pemuda dan pemateri ahli, peserta tidak hanya menerima teori tetapi juga langsung mempraktikkan teknik penyambungan bibit di lokasi pelatihan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan produktivitas petani kakao di desa tersebut.

Sinergi dari ketiga program kerja yang berfokus pada lingkungan, kesehatan, dan pertanian ini diharapkan mampu memicu perubahan positif secara berkelanjutan di Desa Dandang, meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menjaga kelestarian alam sekitar. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tips Memilih Ban SUV yang Tepat, Sesuaikan dengan Kondisi Jalan!
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Rumah di Pulo Gadung Jaktim Kebakaran, 2 Orang Tewas
• 20 jam laludetik.com
thumb
Pelaku Pasar dan Dunia Usaha Diminta Tak Perlu Khawatir Proses Transisi BI, Ini Alasannya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Amanda Manopo Ungkap Pengalaman Caesar: Lihat Jarum Panjang, Nangis hingga Merasa Diubek-ubek
• 13 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.