HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menggelar program Lippoland Mengajar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Inpres Barombong 2, Senin, 27 Juli 2026, dengan mengangkat tema pencegahan bullying di lingkungan sekolah dasar.
Program edukasi itu diikuti 105 siswa, terdiri atas 50 siswa kelas III dan 55 siswa kelas IV. Melalui materi interaktif, peserta diajak memahami bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap korban maupun pelaku, serta langkah sederhana untuk mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) GMTD melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada pilar Pintar. Program itu berada di bawah inisiatif Lippo Untuk Indonesia PASTI yang mengusung nilai Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen.
Sebanyak 15 karyawan GMTD terlibat dalam penyampaian materi kepada para siswa. Mereka memberikan edukasi untuk menumbuhkan kesadaran, empati, serta keberanian menolak perilaku bullying dan membela teman yang menjadi korban.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut antusias para siswa. Peserta kemudian mengikuti permainan jaring pertemanan yang mengajarkan pentingnya saling menghargai melalui pemberian pujian kepada teman.
Antusiasme siswa juga terlihat saat mengikuti berbagai permainan edukatif yang disiapkan panitia. GMTD turut membagikan goodie bag berisi perlengkapan sekolah sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran GMTD di sekolah kami. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif sekaligus bermakna bagi anak-anak,” ujar Muhammad Firdaus, S.Pd., Kepala Sekolah SD Inpres Barombong 2.
Sementara itu, Chief Operating Officer GMTD Jemmy Andreas Persang mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, nilai saling menghormati, empati, dan kepedulian perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta sekolah yang aman dan bebas dari bullying.
“Ini adalah bagian dari pilar Pintar dalam program Lippo Untuk Indonesia PASTI. Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar melalui edukasi yang berdampak positif. Kami percaya, masa depan Indonesia yang lebih lestari dimulai dari generasi muda yang cerdas dan peduli lingkungan,” ujarnya.
Melalui program tersebut, GMTD menegaskan komitmennya tidak hanya membangun kawasan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun karakter anak melalui kegiatan pendidikan dan penguatan nilai-nilai sosial di lingkungan sekitar. (edo)





