Disdik Ungkap Banyak Gedung Sekolah di Jakarta Sudah Tua, Beberapa Dibangun Sebelum 1947

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengungkapkan masih banyak gedung sekolah negeri di Jakarta yang sudah berusia tua. Bahkan, sejumlah bangunan sekolah dibangun sebelum Indonesia merdeka.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memetakan sekolah-sekolah yang akan diprioritaskan untuk direvitalisasi.

"Kalau dibuat klasifikasi di pembangunannya, memang gedung kita ada yang saya belum lahir saja sudah dibangun," kata Nahdiana dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Baca juga: 2 Kelompok Bentrok di Menteng Jakpus Sepakat Damai, Minta Proses Hukum Tetap Lanjut

Nahdiana mengatakan, berdasarkan pendataan Disdik, terdapat sekolah yang dibangun sebelum tahun 1947.

Beberapa di antaranya merupakan bangunan cagar budaya (heritage) sehingga penanganannya harus dilakukan secara khusus.

"Jadi ada yang umurnya dibangun sebelum 1947. Jadi ini yang sebagian adalah yang heritage memang ada 13 gedung," ujarnya.

Ia menambahkan, hanya sekitar 40 persen gedung sekolah di Jakarta yang dibangun dalam 20 tahun terakhir. Artinya, masih banyak bangunan sekolah yang usianya di atas 20 tahun dan membutuhkan perhatian.

Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membentuk Tim Percepatan Revitalisasi Gedung Sekolah. Tim ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memeriksa kondisi seluruh gedung sekolah dan menentukan mana yang harus lebih dulu diperbaiki.

Tim ini juga dibentuk usai SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, menjadi sorotan karena telah roboh dan belum diperbaiki sejak November 2024.

Baca juga: Pramono Sebut Dana untuk Satu Penerima LPDP Jakarta Sekitar Rp 2 Miliar

Menurut Nahdiana, tim tersebut tidak hanya mengecek 22 sekolah yang sebelumnya sudah masuk daftar revitalisasi.

Tim juga akan meninjau sekolah lain yang diduga mengalami kerusakan agar prioritas pembangunan lebih tepat sasaran.

"Nanti akan terlihat apakah dia tidak perlu rehab total, hanya rehab berat dan lain-lain. Karena nanti dari tim itu akan mendapatkan prioritas pembangunan. Jadi dirapikan sekalianlah bahasa simpelnya," kata Nahdiana.

Selain itu, tim juga akan melakukan investigasi terhadap proses pembangunan agar hambatan yang menyebabkan proyek terlambat bisa diantisipasi sejak awal.

Nahdiana menjelaskan, sebelumnya Disdik mengusulkan 22 sekolah untuk direvitalisasi pada 2026. Namun, setelah anggaran dipangkas, hanya tujuh sekolah yang masuk tahap pertama pembangunan.

Belakangan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan menambah empat sekolah lagi ke dalam daftar prioritas. Dengan demikian, total ada 11 sekolah yang akan dipercepat pembangunannya, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Kaget Bukan Main Cerita Abdul Lihat Puluhan Ban di Bengkelnya Dibakar Saat Bentrokan Menteng

"Jadi dari 22, sekarang menjadi 11 yang sedang direviu. Nanti tim akan memastikan apakah sekolah itu memang perlu dibangun total atau cukup direhabilitasi sesuai kondisinya," ujar Nahdiana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Razia Warung Pangku di Gresik Geger, Satu Pramusaji Positif HIV dan Sifilis, Seorang Lainnya Terkait Sabu
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Megawati dan Prananda Pimpin Peresmian Monumen Peringatan 30 Tahun Tragedi Kudatuli
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Mantan Dubes RI untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Puja Yatra Asadha 2570 BE dari Candi Mendut ke Borobudur
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Komisaris Utama MEDS, Jemmy Kurniawan Lepas 2,68 Juta Saham, Ada Apa?
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.