Toyota tetap menjadi pemimpin pasar dengan penjualan retail 129.925 unit dan menguasai 29,9 persen pangsa pasar nasional. Adapun model Toyota paling banyak dibeli di periode tersebut yakni Innova Zenix (32.704 unit), lalu Avanza (19.512 unit) disusul Calya (17.121 unit) dan Rush (16.024 unit).
Di posisi kedua, Daihatsu membukukan penjualan 72.209 unit dengan pangsa pasar 16,6 persen. Pabrikan ini mencatat kenaikan penjualan sebesar 8,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dominasi Toyota dan Daihatsu kembali menegaskan kuatnya permintaan kendaraan penumpang dan mobil keluarga yang masih menjadi tulang punggung industri otomotif nasional.
Suzuki melengkapi tiga besar dengan penjualan retail 36.592 unit atau pangsa pasar 8,4 persen. Merek berlogo "S" itu menjadi salah satu yang mencatat pertumbuhan tertinggi di jajaran 10 besar setelah penjualannya meningkat 31,8 persen secara tahunan.
Mitsubishi Motors berada di posisi keempat dengan penjualan 34.290 unit dan pangsa pasar 7,9 persen. Pertumbuhan penjualannya mencapai 5,7 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu.
Baca Juga :
GAIKINDO Minta Masyarakat Tak Tunda Beli Mobil Meski Insentif EV Belum PastiPersaingan di segmen kendaraan elektrifikasi juga semakin ketat. BYD berada di posisi keenam dengan penjualan retail 23.188 unit, hanya terpaut 659 unit dari Honda. Pabrikan asal Tiongkok itu mencatat pertumbuhan 69,2 persen dibandingkan semester pertama 2025, sehingga pangsa pasarnya meningkat dari 3,5 persen menjadi 5,3 persen.
Di segmen kendaraan niaga, Mitsubishi Fuso masih memimpin dengan penjualan retail 17.974 unit. Sementara itu, Jaecoo langsung mencuri perhatian setelah menembus delapan besar nasional dengan penjualan 16.986 unit.
Masuknya Jaecoo menjadi salah satu fenomena di pasar otomotif Indonesia tahun ini. Dalam waktu relatif singkat, merek asal Tiongkok tersebut berhasil meraih pangsa pasar sebesar 3,9 persen.
Isuzu dan Hino tetap mempertahankan posisinya di jajaran 10 besar. Isuzu membukukan penjualan 13.430 unit, sedangkan Hino mencatat 10.569 unit. Keduanya masih menjadi pilihan utama di sektor kendaraan komersial untuk kebutuhan logistik, distribusi, dan bisnis.
Secara keseluruhan, daftar 10 besar retail sales semester pertama 2026 masih didominasi merek Jepang. Namun, peningkatan penjualan BYD dan kemunculan Jaecoo menunjukkan pabrikan asal Tiongkok mulai memperkuat daya saing, baik di segmen kendaraan listrik maupun kendaraan bermesin konvensional.
10 merek otomotif terlaris Januari-Juni 2026:
Toyota - 129.925 unit (29,9%)
Daihatsu - 72.209 unit (16,6%)
Suzuki - 36.592 unit (8,4%)
Mitsubishi Motors - 34.290 unit (7,9%)
Honda - 23.847 unit (5,5%)
BYD - 23.188 unit (5,3%)
Mitsubishi Fuso - 17.974 unit (4,1%)
Jaecoo - 16.986 unit (3,9%)
Isuzu - 13.430 unit (3,1%)
Hino - 10.569 unit (2,4%).
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)





