SEMARANG, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan sebanyak 35.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan mulai beroperasi pada September 2026.
Pemerintah menegaskan koperasi tersebut tidak sekadar menjadi tempat berjualan, tetapi akan berfungsi sebagai infrastruktur ekonomi desa sekaligus penyalur bantuan sosial (bansos).
"Memang saat ini sudah jadi, namun belum jalan," kata Zulhas di Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026), dikutip dari Antara.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas untuk menjawab kritik mengenai adanya Kopdes Merah Putih yang disebut hanya meraih keuntungan sebesar Rp78 ribu.
Menurut dia, rendahnya keuntungan tersebut terjadi karena sebagian besar koperasi belum memasuki tahap operasional sehingga belum menjalankan fungsi bisnis maupun pelayanan secara penuh.
Baca Juga: Kemensos Akan Uji Coba Penyaluran Bansos via Kopdes Merah Putih, Ini Skemanya
Zulhas: Kopdes Merah Putih Bukan SupermarketZulhas menilai masih banyak pihak yang keliru memahami konsep Kopdes Merah Putih. Ia menegaskan koperasi tersebut bukan dibangun sebagai supermarket yang mengandalkan keuntungan dari penjualan barang.
"Koperasi Desa Merah Putih bukan supermarket," ujarnya.
Sebaliknya, kata dia, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai bagian dari infrastruktur pemerintah di tingkat desa yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain menjadi pusat layanan ekonomi desa, Zulhas menjelaskan Kopdes Merah Putih juga akan berperan sebagai offtaker, yakni menyerap hasil produksi masyarakat maupun petani.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV/Antara
- Kopdes Merah Putih
- Koperasi Desa Merah Putih
- Zulhas
- Zulkifli Hasan
- bansos
- kopdes





