Jakarta (ANTARA) - Atlet panjat tebing disiplin speed Indonesia Veddriq Leonardo optimistis mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang, setelah menjalani program persiapan bersama tim pelatih.
"Sekarang tinggal bagaimana latihan mental, karena manusia kadang naik dan turun. Jadi lebih menjaga mental," kata Veddriq saat diwawancarai ANTARA di tempat pelatnas timnas panjat tebing Indonesia di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu menjelaskan seluruh persiapan difokuskan untuk menyempurnakan aspek teknis, kesiapan fisik, dan mental agar mampu tampil maksimal pada ajang olahraga terbesar se-Asia itu, pada 19 September sampai dengan 4 Oktober.
Berbekal persiapan efektif 1,5 bulan sebelum keberangkatan, Veddriq menegaskan target pribadinya tidak berubah di setiap ajang yang diikuti yakni merebut medali emas untuk Indonesia.
Dia bertekad memanfaatkan setiap kesempatan yang dimiliki setelah mampu menunjukkan performa positif pada babak kualifikasi Kejuaraan Asia. Kejuaraan itu menjadi salah satu penilaian menuju Asian Games.
Baca juga: Timnas panjat tebing siapkan simulasi ke Asian Games 2026
Atlet asal Kalimantan Barat itu bersama tim pelatih memusatkan latihan pada penyempurnaan teknik gerakan, respons saat start, serta simulasi pertandingan agar terbiasa menghadapi tekanan kompetisi.
Selain meningkatkan kualitas latihan, Veddriq juga menjaga kondisi fisik melalui pengaturan waktu istirahat dan asupan nutrisi.
Menurut dia, tim kepelatihan telah menyusun seluruh kebutuhan persiapan, termasuk rencana keberangkatan lebih awal ke Jepang agar para atlet memiliki waktu beradaptasi dengan lingkungan dan kondisi arena pertandingan.
Dia mengaku tidak menjalani program latihan mandiri di luar jadwal tim karena telah mempercayakan program kepada para pelatih. Baginya, materi latihan yang diberikan sudah memadai untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di nomor speed.
Veddriq menambahkan persaingan panjat tebing dunia kini berlangsung ketat sehingga setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan. Namun, dia yakin pengalaman dan kematangan persiapan timnas Indonesia menjadi modal penting untuk mewujudkan target membawa pulang medali emas dari Asian Games 2026.
Veddriq Leonardo merupakan satu di antara empat atlet disiplin speed yang dikirim Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Tiga atlet speed lainnya yakni Aditya Tri Syahria, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi juga berjuang di Jepang nanti.
Baca juga: Aries Susanti jadi manajer timnas panjat tebing
"Sekarang tinggal bagaimana latihan mental, karena manusia kadang naik dan turun. Jadi lebih menjaga mental," kata Veddriq saat diwawancarai ANTARA di tempat pelatnas timnas panjat tebing Indonesia di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu menjelaskan seluruh persiapan difokuskan untuk menyempurnakan aspek teknis, kesiapan fisik, dan mental agar mampu tampil maksimal pada ajang olahraga terbesar se-Asia itu, pada 19 September sampai dengan 4 Oktober.
Berbekal persiapan efektif 1,5 bulan sebelum keberangkatan, Veddriq menegaskan target pribadinya tidak berubah di setiap ajang yang diikuti yakni merebut medali emas untuk Indonesia.
Dia bertekad memanfaatkan setiap kesempatan yang dimiliki setelah mampu menunjukkan performa positif pada babak kualifikasi Kejuaraan Asia. Kejuaraan itu menjadi salah satu penilaian menuju Asian Games.
Baca juga: Timnas panjat tebing siapkan simulasi ke Asian Games 2026
Atlet asal Kalimantan Barat itu bersama tim pelatih memusatkan latihan pada penyempurnaan teknik gerakan, respons saat start, serta simulasi pertandingan agar terbiasa menghadapi tekanan kompetisi.
Selain meningkatkan kualitas latihan, Veddriq juga menjaga kondisi fisik melalui pengaturan waktu istirahat dan asupan nutrisi.
Menurut dia, tim kepelatihan telah menyusun seluruh kebutuhan persiapan, termasuk rencana keberangkatan lebih awal ke Jepang agar para atlet memiliki waktu beradaptasi dengan lingkungan dan kondisi arena pertandingan.
Dia mengaku tidak menjalani program latihan mandiri di luar jadwal tim karena telah mempercayakan program kepada para pelatih. Baginya, materi latihan yang diberikan sudah memadai untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di nomor speed.
Veddriq menambahkan persaingan panjat tebing dunia kini berlangsung ketat sehingga setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan. Namun, dia yakin pengalaman dan kematangan persiapan timnas Indonesia menjadi modal penting untuk mewujudkan target membawa pulang medali emas dari Asian Games 2026.
Veddriq Leonardo merupakan satu di antara empat atlet disiplin speed yang dikirim Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Tiga atlet speed lainnya yakni Aditya Tri Syahria, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi juga berjuang di Jepang nanti.
Baca juga: Aries Susanti jadi manajer timnas panjat tebing





