JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Umum Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI) Sumatera Utara, Junjungan Pasaribu, menilai ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Perumahan Grand Polonia, Medan, diduga dipicu akumulasi gas akibat kebocoran yang terperangkap di dalam bangunan.
Junjungan menduga terdapat dua kemungkinan penyebab kebocoran. Pertama, adanya gangguan pada jalur pipa akibat pergeseran atau perpindahan yang dilakukan pihak lain.
"Pipa saluran ini terganggu itu oleh sebab ada pergeseran atau perpindahan oleh orang lain, bukan orang gas," kata Junjungan di Program Dipo Investigasi, Senin (27/7/2026).
Ia juga menyoroti minimnya ventilasi pada rumah-rumah modern yang dinilai dapat memperparah dampak kebocoran gas.
"Rumah-rumah sekarang banyak yang tidak memiliki ventilasi sehingga tidak ada jalan keluar gas ketika ada kebocoran," jelasnya. (timeocde 2:48)
Karena itu, Junjungan meminta PGN melakukan audit menyeluruh terhadap jaringan gas di kawasan Grand Polonia.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
#ledakan #polonia #medan #dipoinvestigasi
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- dipoinvestigasi
- petaka ledakan
- sumatera
- grand polonia





