Sudaryono Akui Ada Mitra MBG yang Bermasalah, Kejagung Diminta Menyisir

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengakui terdapat sejumlah mitra bermasalah yang diduga menyangkut persoalan tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

"Tapi ada juga mitra-mitra yang kemudian mungkin caranya salah (bermasalah), mungkin dulunya terafiliasi. Jadi dari 27.469 dapur yang sekarang ini aktif beroperasi, itu kami sisir semua," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Untuk memastikan tata kelola berjalan baik, BGN menggandeng Kejaksaan Agung untuk mengecek mitra dan yayasan yang bermasalah.

Baca juga: 833 SPPG Bermasalah Ditutup, Kepala BGN Pastikan Tak Ada Pembayaran

Sudaryono menegaskan, BGN akan mengikuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh aparat nantinya.

"Intinya apa pun rekomendasi, apa pun temuan akan kami tindak lanjuti, kalau manakala terbukti tidak benar maka harus diberi sanksi kita cabut. Kami tidak mentolerir itu," ucapnya.

Menurut Sudaryono, MBG bukan hanya sekadar memberi makanan, tetapi menyangkut keamanan, menyangkut kesehatan, dan menyangkut nyawa banyak orang.

Terlepas dari adanya mitra yang kurang baik, eks Wakil Menteri Pertanian tersebut tetap memberi apresiasi bagi mereka yang tetap berintegritas.

Baca juga: BGN Ungkap Penyebab 833 SPPG Ditutup Permanen

"Saya sekali lagi saya tidak punya dapur, jadi saya tidak ada kepentingan apa pun. Jadi bagi mitra yang banyak dan kebanyakan mitra itu baik, maka ini harus kita apresiasi," kata politikus Partai Gerindra itu.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa para mitra MBG ini tidak seharusnya dilabeli semata-mata sebagai pemburu keuntungan semata.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kata Sudaryono, banyak pula mitra yang rela membakar modal pribadi untuk membangun infrastruktur dapur demi menyukseskan program MBG.

"Ada mungkin mitra yang cari untung mungkin kebanyakan ada. Mitra itu bahasa Sanskerta yang artinya adalah kawan atau sahabat. Jadi mitra ini adalah orang yang mengeluarkan biaya, membangun pakai uangnya, membangun dapur," tutur dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ngeri Penembakan Massal di Festival Kuliner AS, 2 Orang Tewas-5 Luka
• 20 jam laludetik.com
thumb
Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kenaikan Tarif Transjakarta Masih Dikaji Pemprov DKI
• 15 jam laludetik.com
thumb
BeauPicks: 4 Foundation dari Brand Lokal yang Bikin Makeup Jadi Flawless
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Heboh Bom Sisa Perang Dunia Ditemukan di Kota Ambon, Dievakuasi Brimob
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.