VIVA –Perhatian publik terhadap kasus tewasnya pria berinisial KD akibat dikeroyok karena diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, belum surut. Di balik peristiwa itu, Kepala Desa Sidatapa, Made Sutama, mengungkap sosok KD yang dikenalnya sebagai sosok yang pendiam dan tidak pernah membuat persoalan di lingkungan tempat tinggalnya.
"Sosok orangnya kalau di desa baik-baik saja sedangkan di sini pekerjaannya buruh serabutan. Orangnya biasa-biasa saja di desa," kata dia dalam program Apa Kabar Indonesia dikutip Selasa 28 Juli 2026.
Sementara itu, saat dimintai tanggapan mengenai dugaan pencurian ayam yang dikaitkan dengan korban, Sutama mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut. Ia mengatakan tidak bisa memastikan apakah KD benar-benar melakukan pencurian seperti yang dituduhkan.
"Kalau masalah pencurian kami tidak tau, yang bersangkutan kami tidak tau dia melakukan pencurian itu," kata dia lebih lanjut.
Kepala desa tersebut juga sempat mengungkap tentang kondisi perekonomian korban. Disebutnya, korban bekerja sebagai buruh serabutan. Kondisi ekonominya itu membuat keluarga KD masuk dalam katagori Desil 2 dari pemerintah setempat. Desil 2 adalah kelompok masyarakat kategori miskin atau berada pada tingkat kesejahteraan sosial peringkat 10 persen sampai 20 persen terbawah secara nasional.
Aksi main hakim sendiri yang menewaskan seorang warga Desa Sidetapa Kecamanatan Banjar Kabupaaten Tabanan, Bali mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban berinsial KD meninggal setelah dikeroyok masa usai kepergok mencuri ayam di Desa Batuya, Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan Bali.
"Di sini pekerjaannya buruh serabutan. Kalau masalah ekonomi jelas karena saudara yang meninggal itu termasuk desil II katagori keadaannya orang miskin," kata dia lebih lanjut.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria berinsial KD tewas mengenaskan usai dikeroyok warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 01.30 WITA. Saat itu, KD tepergok oleh warga tengah melancarkan aksinya untuk membawa kabur seekor ayam milik I Wayan Adi Suteja.
Menyadari aksi tersebut, warga setempat langsung bergerak mengamankan pelaku secara beramai-ramai. Sayangnya, situasi memanas tak terkendali.





