Sejumlah bantuan sosial kembali disalurkan pemerintah pada Juli 2026. Program tersebut mencakup bantuan tunai, pangan, pendidikan, hingga pembayaran iuran jaminan kesehatan.
Pencairan bansos Juli 2026 dilakukan secara bertahap. Karena itu, waktu penerimaan setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat berbeda berdasarkan hasil verifikasi data, wilayah, dan kanal penyaluran.
Berikut ini adalah daftar bansos Juli 2026.
Informasi diperbarui pada 27 Juli 2026.
Daftar Bansos Cair Juli 2026PKH tahap ketiga mencakup periode Juli hingga September 2026. Penyaluran mulai diproses secara bertahap melalui bank Himbara dan kanal penyaluran lain yang ditetapkan pemerintah.
Nominal PKH ditentukan berdasarkan kategori penerima:
Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap.
Anak usia dini: Rp750.000 per tahap.
Siswa SD: Rp225.000 per tahap.
Siswa SMP: Rp375.000 per tahap.
Siswa SMA: Rp500.000 per tahap.
Lansia: Rp600.000 per tahap.
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap.
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta per tahap.
Dana tidak selalu masuk pada tanggal yang sama di seluruh Indonesia. Penerima disarankan memeriksa rekening atau status bantuan secara berkala. Penyaluran bertahap ini juga dijelaskan dalam pembahasan jadwal bansos Juli 2026.
2. Bantuan Pangan NontunaiBPNT atau Program Sembako diberikan sebesar Rp200.000 per bulan. Dalam beberapa periode, bantuan dapat disalurkan sekaligus untuk tiga bulan sehingga penerima memperoleh total Rp600.000.
BPNT Juli 2026 memasuki periode penyaluran tahap ketiga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN yang telah melalui proses pemutakhiran.
3. Bantuan Pangan BerasPemerintah juga melanjutkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan untuk periode Juli–September 2026. Apabila seluruh alokasi tiga bulan diterima, setiap KPM memperoleh total 30 kilogram beras.
Bantuan ini bukan berbentuk uang tunai. Distribusi dilakukan melalui Bulog dan pemerintah daerah sehingga jadwal pembagian dapat berbeda di setiap wilayah. Penerima perlu menunggu pemberitahuan resmi dari desa, kelurahan, atau petugas penyalur.
4. Program Indonesia PintarProgram Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Besarannya disesuaikan dengan jenjang pendidikan:
SD atau sederajat: Rp450.000 per tahun.
SMP atau sederajat: Rp750.000 per tahun.
SMA/SMK atau sederajat: hingga Rp1,8 juta per tahun.
PIP tidak dicairkan serentak kepada seluruh siswa pada Juli. Status pencairan bergantung pada penetapan penerima, aktivasi rekening, serta jadwal penyaluran masing-masing jenjang. Siswa dapat melakukan pemeriksaan melalui Sistem Informasi Program Indonesia Pintar.
5. PBI Jaminan KesehatanPenerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK juga sering dimasukkan dalam daftar bansos Juli 2026. Namun, program ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai.
Pemerintah membayarkan iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang telah ditetapkan sebagai peserta PBI. Peserta dapat menggunakan layanan kesehatan sesuai ketentuan BPJS Kesehatan tanpa membayar iuran bulanan secara mandiri.
Cara Cek Bansos Juli 2026Penerima PKH, BPNT, dan bantuan sosial terkait dapat memeriksa statusnya melalui portal resmi Kemensos:
Buka situs Cek Bansos Kemensos.
Isi data wilayah dan identitas sesuai kolom yang tersedia.
Masukkan nama atau NIK sesuai KTP apabila diminta.
Ketik kode verifikasi yang ditampilkan.
Klik Cari Data.
Periksa jenis bantuan, periode penyaluran, dan status penerimaan.
Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Pastikan aplikasi yang digunakan diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Sosial dan jangan memberikan kode OTP atau data rekening kepada pihak lain.
Kenapa Bansos Juli 2026 Belum Cair?Bansos Juli 2026 yang belum diterima bukan selalu berarti penerima telah dicoret. Keterlambatan dapat terjadi karena proses verifikasi rekening, pembaruan DTSEN, perbedaan jadwal bank penyalur, atau distribusi yang belum dimulai di wilayah tersebut.
Data penerima dapat berubah setiap triwulan. Masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan belum tentu otomatis kembali mendapatkannya jika kondisi sosial ekonomi atau hasil pemutakhiran datanya berubah.
Jika status terdaftar tetapi bantuan belum diterima, penerima dapat menghubungi pendamping sosial, pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial setempat, maupun bank penyalur. Hindari tautan tidak resmi yang menjanjikan pencairan bansos dengan meminta uang, PIN, atau informasi rekening.




