Naik 10,7 Persen, Toyota Kuasai Pasar Ekspor Mobil Indonesia

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bukan hanya mendominasi penjualan di dalam negeri, Toyota juga menjadi penyumbang terbesar ekspor mobil Indonesia. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, hampir enam dari setiap 10 mobil utuh (Completely Built-Up/CBU) yang dikirim dari Indonesia ke pasar global merupakan kendaraan bermerek Toyota.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, Toyota Indonesia mengekspor 145.080 unit kendaraan selama semester pertama 2026. Angka tersebut naik 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebagai perbandingan, total ekspor mobil CBU Indonesia pada Januari-Juni 2026 mencapai 251.705 unit atau tumbuh sekitar 7,7 persen secara tahunan. Artinya, Toyota menguasai pasar ekspor mobil di Indonesia dengan menyumbangkan 57,6 persen dari seluruh ekspor mobil nasional, sekaligus mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibanding rata-rata industri.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto mengatakan, kinerja ekspor tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem industri otomotif nasional, mulai dari pemasok komponen, jaringan logistik, hingga dukungan pemerintah.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan produksi Indonesia tetap mampu bersaing di tengah dinamika geopolitik global dan persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

Baca Juga: Toyota Kuasai 30,7 Persen Pasar Mobil Indonesia, Dominasi Astra Masih Sulit Digoyang

"Seluruh elemen dalam rantai industri berperan memperkuat daya saing otomotif nasional. Kami memastikan produk lokal mampu menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif," ujar Nandi dalam keterangan resmi, Senin (28/7/2026).

Berdasarkan wilayah tujuan, Asia masih menjadi pasar utama ekspor Toyota Indonesia dengan kontribusi 57,8 persen dari total pengiriman. Selanjutnya disusul kawasan Amerika sebesar 29,5 persen dan Timur Tengah sebesar 12 persen.

Toyota menilai kuatnya ekspor juga ditopang oleh meningkatnya kandungan lokal kendaraan, berkembangnya ekosistem industri otomotif nasional, permintaan pasar yang tetap terjaga, serta kebijakan pemerintah yang mendukung peningkatan daya saing manufaktur.

Selain kendaraan utuh, Toyota Indonesia juga mengekspor berbagai produk otomotif lainnya, seperti kendaraan CKD (Completely Knocked Down), komponen kendaraan, mesin utuh, komponen mesin, hingga die atau alat pencetak untuk proses produksi.

Sejak memulai kegiatan ekspor pada 1987, Toyota Indonesia telah mengirimkan 3.296.874 unit kendaraan buatan Indonesia ke lebih dari 100 negara.

Menariknya, permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi produksi dalam negeri juga terus meningkat. Sepanjang Januari-Juni 2026, ekspor Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid melonjak 46,4 persen menjadi 12.693 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Lupakan Dulu Rivalitas, Toyota Ajak Pabrikan Otomotif Jepang Bersatu Hadapi Gempuran China

Secara kumulatif sejak 2023, kedua model hybrid tersebut telah diekspor sebanyak 62.906 unit ke berbagai negara. Capaian ini menunjukkan kendaraan elektrifikasi buatan Indonesia mulai mendapat tempat di pasar internasional.

Sementara dari sisi model, Avanza dan Veloz masih menjadi tulang punggung ekspor Toyota dengan total 32.571 unit sepanjang semester pertama 2026. Posisi berikutnya ditempati Raize sebanyak 26.082 unit, disusul Yaris Cross dengan volume ekspor mencapai 20.441 unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Buka Peluang Periksa Mantan Gubernur BI Perry Warjiyo
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
IHSG Dibuka Tertekan, Anjlok 33 Poin ke Level 6.152! Analis Ungkap 4 Saham yang Layak Dipantau
• 9 jam laludisway.id
thumb
Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenhub Izinkan Bandara Husein Bandung Layani Boeing 737-800
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Rabu 29 Juli 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Petir
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.