Perseroan akan menerbitkan sebanyak 14.505.112.734 saham Seri B dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham.
IDXChannel - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mengumumkan rencana konversi sebagian utang kepada para kreditur melalui penerbitan saham baru tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Perseroan akan menerbitkan sebanyak 14.505.112.734 saham Seri B dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham. Dengan demikian, nilai keseluruhan aksi korporasi tersebut mencapai sekitar Rp4,35 triliun.
Dalam prospektus terbaru, Selasa (28/7/2026) jumlah saham baru yang diterbitkan setara dengan 580,17 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini. Akibatnya, pemegang saham lama yang tidak berpartisipasi dalam private placement akan mengalami dilusi kepemilikan hingga sekitar 85,30 persen.
Perseroan menjelaskan, PMTHMETD tersebut tidak bertujuan menghimpun dana segar. Seluruh saham baru akan digunakan sebagai mekanisme konversi utang kepada para kreditur dan pemegang surat utang sehingga menjadi penyelesaian kewajiban perseroan.
Nilai konversi utang sebesar Rp4,35 triliun itu terdiri atas beberapa fasilitas pembiayaan. Porsi terbesar berasal dari perjanjian fasilitas perseroan Poseidon 2011 kepada Poseidon dan Pacific Harbor Advisors (PHA) senilai USD161,70 juta atau setara Rp2,76 triliun.
Selain itu, terdapat konversi atas Trust Deed kepada para pemegang surat utang sebesar USD75,99 juta atau setara Rp1,29 triliun.
Selanjutnya, konversi juga mencakup Perjanjian Pendanaan BIS-Perseroan kepada BIS sebesar Rp92,96 miliar, Perjanjian Fasilitas Perseroan-Poseidon 2017 kepada Poseidon sebesar Rp194,34 miliar, serta Perjanjian Penyelesaian Utang Perseroan-Danatama kepada Danatama senilai Rp10 miliar.
Perseroan menegaskan, tidak terdapat penggunaan dana hasil private placement karena seluruh penerbitan saham dilakukan semata-mata sebagai konversi utang kepada para kreditur dan pemegang surat utang.
(DESI ANGRIANI)





