jpnn.com, JAKARTA - Koperasi Sabang Merauke Sejahtera (SMS) Sekretariat Jenderal DPD RI resmi meluncurkan wajah baru yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Rebranding ini diharapkan menjadi cerminan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian yang diwujudkan melalui pelayanan usaha yang adaptif terhadap perkembangan masa kini.
Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, menegaskan bahwa kehadiran kembali unit usaha ini bukan sekadar pergantian logo atau tampilan fisik toko, melainkan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing koperasi. Ia menyampaikan hal itu saat meresmikan Koperasi SMS Setjen DPD RI di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (28/7).
BACA JUGA: Koperasi Panji Bangsa Resmi Diluncurkan, Faisol Riza: Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
"Rebranding adalah keputusan strategis untuk memastikan usaha tetap relevan dengan ekspektasi zaman. Satu langkah kecil keberanian mengeksekusi hari ini jauh lebih berarti daripada seribu rencana yang hanya ada di kepala," ujar Mohammad Iqbal.
Untuk memperkuat daya tawar dan meningkatkan standar operasional, Koperasi SMS menggandeng Outlet Mitra Indogrosir. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan pasokan barang sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan toko.
BACA JUGA: Koperasi Kana Borong Dua Penghargaan di Bidang Ekonomi dan Sosial
"Selain kehadiran toko fisik, mekanisme pesan, bayar, dan antar melalui sistem belanja daring yang telah disiapkan adalah bukti nyata bahwa koperasi ini peka terhadap perkembangan zaman, peka terhadap kebutuhan, dan peka terhadap perubahan. Inilah wajah koperasi masa kini yang kita cita-citakan bersama," kata Mohammad Iqbal.
Mohammad Iqbal juga menekankan bahwa leadership dan semangat rebranding hari ini tidak boleh berhenti pada peluncuran wajah baru koperasi. Keduanya harus dilanjutkan dan diperkuat melalui pembenahan manajemen koperasi secara menyeluruh.
BACA JUGA: Penyidik KPK Bawa 5 Koper Seusai Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
"Cara-cara lama yang sudah tidak lagi efektif harus kita tinggalkan, dan digantikan dengan manajemen baru yang lebih transparan, lebih akuntabel, profesional, serta didukung oleh tata kelola koperasi yang baik," imbuhnya.
Ketua Koperasi SMS Setjen DPD RI, Hartawan, menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2016 hingga kini, koperasi telah melewati berbagai dinamika yang ditandai dengan estafet kepengurusan. Secara keseluruhan, koperasi ini telah melalui tiga generasi kepengurusan yang masing-masing memberikan kontribusi dan pencapaian kesejahteraan bagi para anggotanya.
"Sejalan dengan perkembangan teknologi, Koperasi SMS juga telah bertransformasi dari pengelolaan manual ke sistem digital serta online shop. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan aplikasi koperasi terintegrasi yang kini dapat diakses secara mudah oleh para pegawai melalui SSO Setjen DPD RI," terang Hartawan. (tan/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... DEKOPIN Bidik Generasi Z, Tepis Anggapan Koperasi Model Ekonomi Lama
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




