Polres Purwakarta masih mendalami sejumlah foto beberapa anak muda yang beredar di media sosial dan dikaitkan dengan kasus tewasnya seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Polisi menegaskan hingga kini belum dapat memastikan apakah orang-orang dalam foto tersebut merupakan terduga pelaku.
Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan penyidik tidak ingin terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial tanpa didukung alat bukti.
"Untuk terkait yang beredar di media sosial itu belum bisa kami pastikan," kata Made di Polda Jawa Barat, Selasa (28/7).
Meski demikian, ia memastikan setiap informasi yang muncul di tengah masyarakat tetap menjadi bagian dari penyelidikan.
"Tapi kami sudah dalami, kami pastikan juga, anggota sudah kami perintahkan untuk melakukan penyelidikan ke yang bersangkutan," ujarnya.
Made mengatakan penyidik saat ini masih mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mengungkap identitas pelaku, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) dan meminta keterangan dari rekan kerja korban.
"Untuk identitas, kami belum mengantongi. Sementara kita sudah melakukan pendalaman-pendalaman terkait dengan informasi-informasi yang beredar di masyarakat. Beserta juga kami menggali beberapa informasi melalui CCTV dan rekan kerja korban," katanya.
Menurutnya, penyidik juga telah memeriksa lebih dari 15 saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Keterangan para saksi tersebut akan dipadukan dengan bukti-bukti lain yang ditemukan di lapangan guna memastikan identitas pelaku dan kronologi kejadian.
Made menegaskan penyidik akan memverifikasi seluruh informasi yang beredar, termasuk unggahan di media sosial, agar tidak terjadi kesalahan dalam menetapkan pihak yang diduga terlibat.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami dari Polres Purwakarta sendiri mohon doanya untuk pengungkapan kasus ini," pungkasnya.





